
Drone UAV DID 3.11 hasil buatan anak bangsa.
JawaPos.com - Drone UAV DID 3.11 merupakan pesawat terbang tanpa awak yang dikembangkan PT LEN Industri (Persero) melalui joint development sejak 2022 dengan partner strategis dari Aero Technology Industry Thailand (ATIL).
Hal ini belum banyak diketahui masyarakat Tanah Air bahwa Indonesia juga bisa membuat drone canggih. Proses integrasi dan assembly dilakukan oleh 100% anak bangsa yaitu engineer dan teknisi dari PT LEN Industri yang merupakan bagian dari perusahaan holding DEFEND ID.
Direktur PT Len Industri Bobby Rasyidin mengatakan, drone DID 3.11 sudah memiliki TKDN 45 persen. Pesawat udara nirawak tersebut memang belum secara resmi diluncurkan.
"Jadi kita tidak perlu melakukan impor lagi, Indonesia sudah bikin. Ini harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan impor. Bahkan fitur yang diberikan lebih baik," ungkapnya saat dipameran Bali International Airshow 2024 (18/9).
Tim RnD PT LEN Industri (Persero) foto bareng dengan drone UAV DID 3.11 di ajang BIAS 2024.
Bobby menambahkan bahwa banyak fungsi yang bisa dilakukan DID 3.11 selain mulai dari penginderaan, pemetaan, pengawasan wilayah teritorial dan maritim, hingga misi kombatan, muatan untuk SAR (Synthetic Apperture Radar), Direction Finder, Jammer, atau lainnya.
Drone tersebut dilengkapi dengan berbagai sensor canggih agar mampu menjalankan berbagai misi dengan efektif dan efisien.
Saat ini terdapat dua jenis drone yang dibangun, yaitu untuk keperluan surveilance dan kombatan. Sebelum diperkenalkan drone yang dikembangkan di fasilitas PT Len Industri di Subang telah melakukan uji terbang di wilayah Nusawiru Pangandaran.
Dengan waktu terbang di atas 10 jam, drone DID 3.11 dapat melakukan misi dalam jangka waktu yang lebih panjang sehingga lebih efektif dalam menjalankan misi.
Termasuk juga kemampuan operasional yang efisien, dengan kemampuan take-off/landing otomatis, kemudahan pengoperasian, mobilisasi ringkas dan jenis bahan bakar yang umum.
"Drone ini tidak memerlukan landasan pacu yang panjang dan bahan bakarnya kita pakai BBM Pertamak dengan kapasitas tangki lebih dari 100 liter," tambah Bobby.
Drone berbahan bakar pertamax ini bisa melaju sampai kecepatan maksimum 180 km per jam dengan jarak tempuh maksimal 1.500 km.
UAV DID 3.11 yang dipamerkan di Bali International Airshow 2024 diklaim efisien dalam operasional maupun penggelarannya. Selain itu, biaya operasional menggunakan UAV lebih ekonomis jika dibandingkan dengan pesawat udara konvensional.
Drone buatan PT Len Industri ini merupakan manifestasi nyata dari semangat kemandirian bangsa dalam penguasaan teknologi kedirgantaraan.
Dengan desain aerodinamis yang futuristik dan dibekali dengan berbagai fitur canggih, UAV DID 3.11 siap menjawab tantangan masa depan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara.

Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jadwal dan Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB di Gelora Bung Tomo
Prediksi Skor Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: La Roja Siap Gagalkan Mimpi Indah Lionel Messi Cs
Resmi! Daftar Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, Alex Martins Starter, Ramadhan Sananta Cadangan
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang: Alex Martins Jadi Mesin Gol Baru Green Force
