JawaPos.com - Saat ini pengguna Twitter di berbagai platform baik website atau perangkat Android mulai merasakan beberapa perubahan nyata. Ya, seperti rencana Elon Musk, pemilik Twitter, dirinya perlahan mengubah nama dan logo Twitter jadi 'X'.
Perubahan ini mulai digulirkan ke Android.
Selain itu, versi website yang sebelumnya mesti mengakses
twitter.com jadi ke
x.com juga mulai berlaku dan jika membuka laman tersebut, pengguna akan dialihkan ke situs web media sosial tersebut.
Kendati Elon Musk sudah cukup berhasil menggulirkan perubahan di Twitter jadi 'X', langkah tersebut berpotensi terhambat di platform Apple. Ternyata, App Store Apple tidak dapat menerima nama baru untuk aplikasi iOS Twitter karena persyaratan karakter minimum.
Twitter masih akan tetap bernama Twitter di App Store. Hal tersebut berbeda dengan Google Play Store dan website yang pada Minggu (30/7) kemarin sudah secara total mengalami perubahan dengan masing-masing mendorong versi terbaru dari aplikasi Twitter untuk pengguna Android.
Hal ini sangat kontras dengan versi terbaru dari aplikasi iOS Twitter, yang sayangnya tidak dapat diubah namanya menjadi 'X' di App Store. Dilansir dari BleepingComputer, Senin (31/7). hal ini karena persyaratan jumlah karakter minimum yang harus dimiliki oleh nama aplikasi iOS.
"Di iOS, situasinya berbeda karena Apple tidak mengizinkan aplikasi apa pun untuk memiliki satu karakter sebagai nama aplikasi mereka," kata ilmuwan data dan pendiri Next, Nick Sheriff.
Di iOS atau perangkat Apple secara khusus, Twitter dapat mengubah logo aplikasi iOS. Yang tidak bisa dilakukan adalah mengubah nama, karena Apple membutuhkan nama aplikasi minimal dua karakter.
Meskipun nama aplikasi iOS "bisa hingga 30 karakter", panjangnya harus minimal dua karakter, jika tidak, nama aplikasi akan ditolak oleh Apple.
Kemudian, rebranding Twitter yang terburu-buru dan tidak konsisten tampaknya juga menyebabkan masalah di area lain baik legal maupun teknis. Perubahan ikon aplikasi menjadi 'X' memicu peringatan keamanan untuk pengguna Microsoft Edge minggu ini, seperti yang dilaporkan BleepingComputer pertama kali.
Filter konten internet di beberapa daerah, seperti Indonesia, juga mulai memblokir situs web '
x.com'. Hal ini, seperti juga sudah diberitakan sebelumnya adalah karena aturan di Tanah Air sempat mengira website Twitter yang bernama
x.com mengandung konten dewasa.