
Perwakilan dosen dan mahasiswa Universitas Budi Luhur (UBL) hadiri forum terbuka di Taman Laku Luhur, terkait kasus kekerasan seksual, Selasa (14/4/2026). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com-Kasus dugaan kekerasan seksual yang menyeret oknum dosen berinisial Y di Universitas Budi Luhur (UBL) terus bergulir. Pihak rektorat mengaku telah meminta terduga pelaku untuk melakukan "puasa medsos".
Instruksi ini muncul setelah mahasiswa mendapati dosen tersebut masih aktif di media sosial maupun di area kampus. Hal ini memicu gelombang protes dari mahasiswa UBL yang menilai pengawasan kampus sangat lemah.
Deputi Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama & Promosi UBL, Arief Wibowo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberikan arahan khusus kepada dosen Y.
"Saya khususnya gitu, mengingatkan kepada yang bersangkutan untuk puasa medsos. Puasa medsos itu maksudnya menyesuaikanlah dengan situasi yang ada. Fokuslah pada isu yang sedang dihadapi. Itu saya sampaikan langsung kepada yang bersangkutan," ujar Arief saat forum ternuka mahasiswa di kampus UBL, Selasa (14/4).
Meski begitu, Arief mengakui ada celah dalam sosialisasi kebijakan ini ke jajaran bawah, sehingga terduga pelaku masih terlihat aktif di lingkungan kampus.
Mahasiswa Kecewa: Masih Berdiri Tegak dan Jabat Tangan
Kekecewaan mendalam disampaikan oleh Wakil Ketua BEM UBL, Zefanya Evandie Rifai alias Vandie. Ia menyayangkan terduga pelaku kekerasan seksual terhadap mahasiswi berinisial A ini masih terekam kamera mengikuti acara resmi kampus dengan santai.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
