Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 November 2017 | 18.33 WIB

YLKI Minta Kemenkominfo Blokir Konten Porno di WhatsApp

WhatsApp - Image

WhatsApp

JawaPos.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memblokir konten pornografi yang ada di emotikon pada Aplikasi Pesan WhatsApp. Hal itu menyusul banyaknya pengaduan konsumen terkait adanya konten tersebut ke YLKI.


Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengungkapkan, setelah YLKI mengecek ulang, konten porno dalam emotikon WhatsApp itu benar adanya. Konten itu berformat GIF, yakni berupa ilustrasi manusia, binatang, boneka teletubbies, kartun, dan lain-lain.


"Ini jelas sangat tidak positif untuk kebutuhan konsumen anak-anak dan remaja," kata Tulus dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (6/11).


Oleh karena itu, YLKI mendesak Kemenkominfo untuk menyetop konten pornografi di emotikon WhatsApp tersebut. YLKI juga mendesak manajemen WhatsApp untuk mengubah dan memperbaiki konten.


"Serta meminta kalangan orang tua untuk mewaspadai penggunaan smartphone pada anak-anaknya agar tidak terpapar konten pornografi tersebut," ujar Tulus.


Diketahui, sejak sore hingga Minggu (4/10) malam, beredar pesan berantai di WhatsApp yang mengajak para ibu waspada karena ada konten yang mengandung pornografi di aplikasi pesan milik Facebook tersebut.


Konten itu berformat Graphics Interchange Format (GIF) atau format animasi sederhana yang sejatinya dirancang untuk menambah keseruan dalam berkirim pesan. Tapi ternyata, konten GIF di WhatsApp itu menyediakan gambar yang mengandung pornografi.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore