Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Agustus 2020 | 23.16 WIB

Empat Warga Binaan Lapas Porong Positif Covid-19

Ilustrasi: CHIS/JAWA POS - Image

Ilustrasi: CHIS/JAWA POS

JawaPos.com - Lapas Kelas I Surabaya di Porong mengambil langkah cepat untuk menekan persebaran Covid-19. Setelah ada empat warga binaan yang dinyatakan positif terpapar virus korona Selasa (25/8), mereka melakukan tes swab di dalam penjara. Ada 73 orang yang mengikutinya. Terdiri atas 12 pegawai lapas dan 61 narapidana (napi). Mereka mengikuti uji swab di halaman poliklinik lapas oleh tim dari RSUD dr Soetomo.

Kepala Lapas Kelas I Surabaya Gun Gun Gunawan menyatakan, pihaknya bekerja ekstra untuk mencegah persebaran virus korona di dalam penjara. Salah satunya mengirim surat kepada tim gugus tugas Covid-19 Jawa Timur untuk melakukan uji usap terhadap warga binaan dan pegawai. Surat itu pun direspons dengan penyediaan uji swab kemarin. ’’Mereka yang kontak erat (dengan pasien positif Covid-19) dan kelompok berisiko serta rentan ikut swab,’’ kata Gun Gun.

Salah satu napi yang mengikuti swab adalah Yus Winarno. Napi kasus narkoba yang menjadi tahanan pendamping (tamping) kebersihan. Setiap hari dia bertugas membersihkan blok sehingga berisiko terpapar virus korona. Selain itu, kelompok rentan seperti warga binaan lansia ada yang masuk daftar swab.

Bahkan, pihak lapas juga mengambil kebijakan memperbolehkan pegawai dalam kelompok rentan dengan usia 50 tahun ke atas untuk bekerja dari rumah. Termasuk yang belum berumur kepala lima, tetapi memiliki penyakit penyerta. ’’Ada 14 pegawai yang WFH (work from home),’’ lanjutnya.

Hal itu membuat jumlah petugas di lapas berkurang. Belum ada petugas di rumah sakit untuk menjaga napi yang tengah menjalani perawatan. Mereka yang dinyatakan positif Covid-19.


Dokter Lapas Kelas I Surabaya Hardjo Santoso menambahkan, sebelum di-swab, pihak lapas melaksanakan rapid test bagi warga binaan. Ada 200 orang yang menjalani tes cepat. Sebagian besar merupakan warga binaan yang kontak dengan empat pasien positif Covid-19.

Mereka berada di dalam satu blok. Termasuk warga binaan yang beda blok, tetapi sering bertemu pasien. ’’Dari ratusan orang itu, ada sekitar 34 orang yang reaktif,’’ ucap Hardjo. Mereka yang reaktif kemarin melakukan uji swab. Tujuannya, memastikan mereka benar terpapar virus korona atau tidak. 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=TKujaVr9A5w

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore