Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Maret 2022 | 20.13 WIB

Polisi Usut Penipuan Catut Nama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

HATI-HATI: Polisi mengusut permintaan dana, seumbangan, dan nomor rekening yang dikirim melalui pesan WhatsApp, Facebook, Instagram, dan media sosial lain dengan mencatut nama wali kota Surabaya. (Allex Qomarulla/Jawa Pos) - Image

HATI-HATI: Polisi mengusut permintaan dana, seumbangan, dan nomor rekening yang dikirim melalui pesan WhatsApp, Facebook, Instagram, dan media sosial lain dengan mencatut nama wali kota Surabaya. (Allex Qomarulla/Jawa Pos)

JawaPos.com - Nama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dicatut untuk aksi penipuan. Modus pelakunya meminta sumbangan kepada masyarakat. Satreskrim Polrestabes Surabaya kini tengah mengusutnya.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana menyatakan, sejauh ini belum ada informasi adanya korban dari pelaku. Namun, pihaknya merasa perlu mengambil tindakan.

Sebab, aksi penipuan itu cukup meresahkan. ”Informasi yang kami dapat, banyak orang yang sudah dikirimi permintaan uang,” ujarnya Kamis (24/3).

Dalam praktiknya, pelaku mengaku sebagai wali kota melalui akun WhatsApp. Wajah Eri Cahyadi dipasang sebagai foto profil agar terlihat meyakinkan. ”Akun itu mengirim pesan ke masyarakat. Intinya, meminta uang dengan modus beragam,” jelasnya.

Mirzal mengungkapkan, salah satu modusnya adalah menghubungi kontak yayasan atau lembaga sosial. Lewat WhatsApp itu, pelaku mengklaim pemkot ingin memberikan bantuan. Namun, pengelolanya diharuskan menyetor uang untuk keperluan administrasi.

Modus lainnya, kata dia, adalah mengontak perseorangan. Dalam pesannya, pelaku meminta uang dengan alasan sedang punya keperluan pribadi. ”Tim siber sedang berupaya mengidentifikasi siapa dalang di balik akun tersebut,” tuturnya.

Mirzal menerangkan, modus penipuan itu bukan barang baru. Banyak nama besar yang pernah dicatut. Dia mengimbau masyarakat lebih hati-hati. ”Jangan buru-buru percaya, pastikan dulu dengan bertanya ke sekitar,” ungkapnya.

Di sisi lain, wali kota juga memberikan imbauan agar masyarakat tidak terkecoh dengan akun palsu itu. Eri membuat unggahan di akun Instagram pribadinya. Dia memastikan tidak pernah meminta uang dengan alasan apa pun kepada masyarakat.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore