Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Maret 2021 | 01.45 WIB

Wali Kota Eri Izinkan Persebaya Gunakan GBT sebagai Tempat Latihan

Machfudl Arifin dalam sidang sengketa MK secara virtual. Istimewa - Image

Machfudl Arifin dalam sidang sengketa MK secara virtual. Istimewa

JawaPos.com–Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akhirnya menemui perwakilan Bonek dan Persebaya setelah sebelumnya tidak memberikan respons atas permohonan izin penggunaan Stadion Gelora 10 November. Pertemuan itu dilakukan di Balai Kota Surabaya pada Rabu (24/3).

Eri dan rombongan perwakilan membahas beberapa hal. Salah satunya soal izin penggunaan stadion.

”Kalau ada yang mau nyewa ya silakan nyewa, tapi tadi disepakati kan ada masa pemeliharaan dari pelaksana proyek. Kalau sudah selesai ya bisa digunakan dengan sistem sewa yang disepakati sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Eri.

Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu mengaku Persebaya merupakan kebanggaan kota.

”Persebaya ini kan anak-anak Surabaya. Mencetak mereka menjadi pemain yang hebat itu tanggung jawab Persebaya dan Pemkot Surabaya,” ujar Eri.

Untuk itu, Eri mengungkapkan, Pemkot Surabaya akan membentuk akademi pelatihan yang akan bekerja sama dengan Persebaya. Dia yakin anak Surabaya bila jadi pemain bola akan bangga ketika membela kesebelasan dari kotanya sendiri.

”Karena itu, saya pikir lapo kok angel-angel (kenapa susah-susah)? Yang terpenting, apa sih yang bisa kita berikan? Jangan hanya teman-teman Bonek ketika memikirkan Persebaya, memikirkan Persebaya dan Pemkot bersatu, tapi saat ada pertandingan di luar (kota), konco-konco (teman-teman) bonek nggandol (bergantungan saat naik truk ke luar kota). Nah ini Persebaya tanggung jawabnya seperti apa,” tutur Eri.

Eri juga menyinggung soal kolaborasi antara Bonek dengan Pemkot Surabaya. Dia bahkan melabeli pemkot sebagai Bapak dari Arek-arek (anak-anak) Surabaya. Dia berharap Bonek bisa menjadi lebih dari sekadar Bonek.

”Saya berharap Bonek ini tidak hanya menjadi Bonek. Saya ingin tunjukkan Bonek Surabaya ini Bonek yang santun, Bonek yang punya kebanggaan. Saya akan buat store-store di masing-masing tribun sehingga dia nanti bisa merasa bangga dan merasa memiliki stadion,” ujar Eri.

Store-store itu, lanjut Eri, akan dikelola para Bonek. Bonek bisa berjualan apapun di sana.

”Bonek bisa jual minuman, lumpia. Jadi biarkan boneknya yang berjualan. Di masing-masing tribun kita berikan store nanti sewanya yang harganya berbeda,” terang Eri.

Soal Stadion Gelora Bung Tomo, Eri menegaskan, itu adalah milik masyarakat Surabaya. Sehingga, dia mengajak warga untuk sama-sama membangun kota dan stadion.

Janji Eri itu diapresiasi oleh  Cak Hasan Tiro, salah satu Bonek dari Tribun Timur yang turut hadir dalam diskusi. Menurut dia, pertemuan tersebut menjadi momen penuh kejelasan bagi Bonek dan Persebaya.

”Sebetulnya kalau hasil (diskusi) tadi, menjawab keraguan Bonek antara Persebaya dan pihak pemkot. Selama ini, pihak pemkot atau Persebaya hanya saling membalas surat tertentu. Kalau kata orang Surabaya, Opo gak ketemu ae? Akhirnya hari ini (24/3) pemkot, perwakilan manajemen dan disaksikan Pak Kapolrestabes Surabaya Pak Isir, keraguan soal home base sudah terjawab,” tutur Cak Hasan.

Dia mengapresiasi Wali Kota Eri yang sudah memberi lampu hijau soal penggunaan GBT sebagai tempat latihan. ”Tadi sudah diberi lampu hijau untuk latihan,” jelas Cak Hasan.

Untuk itu, rencana unjuk rasa Bonek supaya Pemkot membalas surat pengajuan peminjaman stadion sebagai tempat latihan pun dibatalkan. Sebelumnya, Bonek berencana meluruk Balai Kota Surabaya untuk meminta kejelasan.

”Aksi akan dibatalkan karena tuntutan sudah terpenuhi. Kemudian kita akan konsolidasi ke teman-teman Bonek melalui sosial media masing-masing,” ucap Cak Hasan.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://youtu.be/zIsqefnytG0

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore