Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Desember 2021 | 14.32 WIB

2 Dekade jadi Wakil Rakyat, Selama 2021 Armuji Buktikan Janji Merakyat

Wakil wali Kota Surabaya Armuji (kiri). Istimewa - Image

Wakil wali Kota Surabaya Armuji (kiri). Istimewa

JawaPos.com–Wakil Wali Kota Surabaya Armuji atau Cak Ji pernah berjanji untuk turun membantu wong cilik selama kampanye Pilkada 2020. Di hadapan warga, mantan anggota DPRD Kota Surabaya sejak 1999 itu memastikan akan dekat dengan warga. Itu dilakukan pada tahun pertamanya menjabat pada 2021.

Pada Maret 2021, wakil wali kota memboyong belasan influencer usia muda untuk berkeliling ke berbagai sentra dan pusat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Influencer yang memiliki banyak pengikut di sosial media itu diberi tugas untuk mengampanyekan produk UMKM.

Beberapa tempat yang didatangi adalah sentra sepatu di Kelompok Usaha Bersama (KUB) Kupang Gunung, Tempe Bang Jarwo, dan Dolly Saiki Point (DSP). Destinasi berikutnya adalah Rumah Kreatif Batik Putat Jaya. Di sana, mereka diajari membatik.

”Harapannya banyak warga Surabaya yang tahu produk UMKM dan potensi produk lokal kita,” ujar Armuji.

UMKM memang menjadi perhatian khusus mantan ketua DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan itu. Pada Oktober, dia menyerahkan dana Rp 64 juta pada pelaku UMKM Kecamatan Wonokromo.

”Bantuan ini secara pribadi. Saya berharap pelaku usaha bisa lebih semangat dan bisa menggunakannya untuk kepentingan usaha,” tutur Armuji.

Bukan hanya pelaku UMKM yang diperhatikan, juga pelaku seni. Pada September, Armuji memberi bantuan sebesar Rp 50 juta kepada Cak Kartolo, seniman ludruk legendaris asli Surabaya. Sebelumnya, Cak Kartolo berniat menjual rumahya di Kupang Jaya 1 Surabaya. Penjualan rumah itu dilakukan karena Cak Kartolo mengalami kesulitan keuangan selama pandemi.

”Saya hanya ingin mengapresiasi dan memotivasi langsung ke Cak Kartolo supaya terus semangat berkarya,” ujar Armuji pada Senin (7/9).

Armuji dikenal aktif di dunia entertainment. Dia sempat bermain bersama aktor dan kreator Bayu Skak dalam film Lara Ati pada Maret. Syuting film dilakukan di SMAN 2 Surabaya yang termasuk bangunan cagar budaya.

Dalam film itu, Armuji berperan menjadi seorang guru. Dia tampil percaya diri dengan menggunakan pakaian dinas warna cokelat. Film itu menggunakan bahasa Jawa atau Suroboyoan.

”Main film sulit juga ya. Ini momen mengenang Surabaya sebagai kota penuh perjuangan,” papar Armuji.

Di berbagai kesempatan, Armuji juga pamer kemampuan bermain gitar. Salah satunya saat kegiatan Tunjungan Caring Movement, Jumat (17/12). Kegiatan yang digelar sebagai bagian dari Tunjungan Romansa di Jalan Tunjungan itu untuk menggalang dana korban erupsi Gunung Semeru.

”Hasil dari aksi solidaritas ini sepenuhnya akan kami serahkan kepada korban erupsi Gunung Semeru,” terang Armuji.

Di bidang pendidikan, Armuji juga berupaya mendekatkan diri dengan siswa atau pelajar SD dan SMP. Salah satunya dengan menerima kunjungan wali murid SMP yang semapt diminta membayar seragam oleh sekolah. Nominalnya cukup besar, Rp 1.500.000. Warga yang mendtangi Armuji masuk dalam kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

”Siswa MBR itu gratis. Soalnya kewajiban pemkot memenuhi kebutuhan operasional sekolah dan personal siswa, termasuk seragam,” kata Armuji.

Tidak hanya dibebaskan dari kewajiban membeli seragam, pasca laporan itu, Armuji kemudian menggratiskan sepatu bagi 46 ribu siswa SD dan SMP di Kota Surabaya. ”Kami gandeng UMKM untuk membuat sepatu dan seragam. Itu didistribusikan kepada siswa MBR,” ucap Armuji.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore