
ANTISIPATIF: RSLI Kogabwilhan berencana menambah tempat tidur untuk menghadapi lonjakan pasien. (Dimas Maulana/Jawa Pos)
JawaPos.com - Libur Lebaran telah usai. Untuk mengidentifikasi persebaran virus korona, rapid test antigen secara massal digencarkan Pemkot Surabaya. Sambil menunggu hasil, beberapa persiapan dilakukan Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI).
Penanggung jawab RSLI Laksamana Pertama dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara mengatakan, lonjakan kasus Covid-19 belum terjadi. Terpantau grafik kenaikan pasien Covid-19 masih melandai. Hanya 44 pasien. Sebanyak 40 pasien di antaranya berasal dari pekerja migran Indonesia (PMI) Jawa Timur.
Mereka baru saja pulang dari luar negeri. Di antaranya, Malaysia, Singapura, Tiongkok, Brunei Darussalam, Belanda, dan Jepang. Mereka dirawat di ruangan khusus. Tidak dicampur dengan pasien lokal.
Melihat situasi yang terjadi, Nalendra berharap libur Lebaran tidak menimbulkan lonjakan kasus Covid-19. Meski begitu, jika lonjakan kasus terjadi, Nalendra menegaskan telah siap menghadapinya. Saat ini beberapa persiapan tengah dilakukan. Mulai penambahan tempat tidur, peralatan medis, hingga tenaga kesehatan (nakes).
”Lebih dari 450 tempat tidur kami siapkan. Dan, jumlahnya bisa terus ditambah. Sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” kata dr Nalendra. Luas area RSLI membuat daya tampung bisa lebih dimaksimalkan. Yaitu, mencapai 2.000 pasien. Tinggal bagaimana jumlah tempat tidur yang tersedia.
Penambahan fasilitas harus disertai dengan penambahan tenaga kesehatan. Sebab, idealnya satu pasien ditangani satu nakes. Dengan begitu, penanganan bisa lebih maksimal.
Ketua Pendampingan Pasien RSLI Radian Jadid mengatakan, notifikasi kasus Covid-19 mulai diketahui 14 hari ke depan. Sebab, pemeriksaan baru dilakukan sekarang. Meski tidak berharap ada lonjakan kasus, melihat situasi yang terjadi sepertinya sulit.
Banyak warga yang tetap nekat pulang kampung atau berwisata ke luar kota. Kondisi tersebut dinilai sangat mengkhawatirkan. Lonjakan kasus rentan terjadi. Seperti halnya pada November 2020 dan Februari, libur panjang membuat angka kasus baru di RSLI naik hingga 300 persen.
Baca Juga: Kongsi Pecah, Bisnis MLM Macet, Modal Rp 3,5 M Hilang
Selain tempat tidur, beberapa penambahan fasilitas medis tengah diajukan ke Pemprov Jawa Timur. Pembaruan mesin PCR, misalnya. Saat ini PCR masih berkualitas 3D. Pihaknya mengajukan kualitasnya dinaikkan menjadi 4D.
”Mesin PCR harus di-upgrade untuk mengantisipasi adanya varian baru,” ujarnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
