Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 17 November 2020 | 03.31 WIB

Surabaya Alokasikan Rp 283 M untuk Bangun Rumah Sakit

Photo - Image

Photo

JawaPos.com – Anggaran untuk peningkatan fasilitas kesehatan di Surabaya dialokasikan Rp 283 miliar tahun depan. Sebagian besar ditujukan untuk menyelesaikan pembangunan rumah sakit yang batal dikerjakan tahun ini karena pandemi Covid-19.

Dari total anggaran tersebut, pembangunan rumah sakit di Gunung Anyar dan layanan kesehatan nuklir di RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) mendapatkan alokasi besar. Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR) Surabaya mengalokasikan Rp 150 miliar untuk pembangunan rumah sakit di Gunung Anyar. Anggaran untuk BDH Rp 120 miliar.

Alokasi anggaran Rp 283 miliar juga diusulkan untuk menuntaskan proyek pembangunan gedung RSUD dr M. Soewandhie. Selain itu, Puskesmas Tanjungsari dan Puskesmas Tanah Kali Kedinding akan ditingkatkan menjadi rumah sakit.

Kepala Bidang Bangunan Gedung DPRKP CKTR Surabaya Iman Krestian Maharhandono mengungkapkan, kebutuhan untuk Soewandhie tidak banyak. Sebab, sebagian besar pembangunan sudah dikerjakan tahun ini. ”Itu nanti hanya penambahan poli. Jadi, lebih pada pelayanannya,” paparnya kemarin.

Lebih lanjut, Iman mengatakan bahwa ada sedikit perubahan perencanaan dalam pembangunan fasilitas kedokteran nuklir di RS BDH. Namun, perubahan tersebut tidak mengubah konsep awal yang sudah dibuat. ”Hanya posisi tempat pelayanan utama. Itu nanti ada pembangunan masjid baru di depan. Jadi, memindahkan saja tempat pelayanan yang lama,” terangnya kemarin.

Pembangunan RS di Gunung Anyar ditargetkan bisa selesai dalam satu tahun anggaran. Sebab, kebutuhan rumah sakit untuk masyarakat di wilayah timur cukup mendesak. Pembangunan RS di Gunung Anyar diharapkan bisa mengurangi beban pasien di RSUD dr M. Soewandhie.

Secara terpisah, Wakil Ketua DPRD Surabaya A.H. Thony mendukung kelanjutan pembangunan rumah sakit yang sempat tertunda tahun ini. Apalagi sampai bisa tuntas dalam satu tahun anggaran. ”Tentu itu sangat bagus. Artinya, kebutuhan dasar masyarakat akan layanan kesehatan bisa terpenuhi dengan baik,” tuturnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=weS9CsNCnyM

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore