Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Mei 2021 | 02.19 WIB

Antisipasi Lonjakan, RS di Surabaya Tambah Fasilitas Isolasi Covid-19

TERUS SIAGA: Perawat memeriksa pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUA, Rabu (12/5). RS tetap memberikan layanan, baik untuk pasien Covid-19, baik untuk pasien Covid-19 maupun non-Covid-19, pada masa lebaran. (Robertus Risky/Jawa Pos) - Image

TERUS SIAGA: Perawat memeriksa pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUA, Rabu (12/5). RS tetap memberikan layanan, baik untuk pasien Covid-19, baik untuk pasien Covid-19 maupun non-Covid-19, pada masa lebaran. (Robertus Risky/Jawa Pos)

JawaPos.com - Libur panjang Lebaran berpotensi membuat kasus Covid-19 meningkat. Sejumlah rumah sakit di Surabaya pun telah mempersiapkan diri untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 pasca-Lebaran. Salah satunya dengan menambah sarana dan prasarana di rumah sakit.

Direktur Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) Prof dr Nasronudin SpPD KPTI-FINASIM mengatakan, seluruh fasilitas di RSUA sudah sangat siap untuk mengantisipasi lonjakan kasus. Baik Covid-19 maupun non-Covid-19. Begitu juga dengan sumber daya manusia (SDM). ’’SDM kami sudah siapkan harus ada yang menjaga 24 jam secara sif,” katanya kepada Jawa Pos, Rabu (12/5).

Nasronudin menuturkan, pelayanan di instalasi gawat darurat (IGD), rawat inap, intensive care unit (ICU), dan high care unit (HCU) juga sudah disiapkan. Bahkan, jajaran direksi juga dijadwal untuk siap berjaga selama libur Lebaran. ’’Semua sudah dikoordinasikan. IGD 24 jam siap buka baik di RSUA maupun rumah sakit penyakit tropis infeksi (RSPTI),” ujarnya.

Selama libur Lebaran, pelayanan poli di RSUA dialihkan di IGD. Perubahan pelayanan tersebut dimulai per 12 hingga 16 Mei. Meski begitu, masyarakat tetap bisa datang ke IGD jika mengalami masalah kesehatan. ’’Setelah 16 Mei, pelayanan poli dibuka normal seperti biasanya,” katanya.

Nasronudin menegaskan, semua layanan kesehatan RSUA selama libur Lebaran tetap diberikan dengan maksimal untuk masyarakat. Berdasar pengalaman tahun lalu, kasus-kasus yang masuk selama libur Lebaran di IGD adalah kencing manis, hipertensi, diare, dan nyeri muntah. ’’Itu rutin pasti ada kasus-kasus seperti kencing manis dan diare setiap libur Lebaran,” ujarnya.

Namun, lantaran masih pandemi Covid-19, lanjut dia, RSUA juga menyiapkan antisipasi ketika terjadi lonjakan kasus. Khususnya di pelayanan RSPTI. Semua tim medis yang bertugas di RSPTI pun telah dibagi menjadi beberapa bagian. ’’Jadi, ada dokter yang stand by di rumah dan siap dipanggil. Jadi, lebih dinamis dalam pelayanannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Husada Utama (RSHU) dr Didi D. Dewanto SpOG mengatakan, RSHU sudah mempersiapkan antisipasi lonjakan pasien Covid-19 pasca-Lebaran sejak seminggu lalu. Ruangan bertekanan negatif dan positif juga disiapkan. Termasuk di dalamnya ruang ICU dengan ventilator. ’’Kami juga menambah tiga ventilator baru. Jadi, total kami menyiapkan tujuh ventilator,” ujarnya.

Jadi, ruang ICU untuk pasien Covid-19 kini memiliki kapasitas 14 pasien. Sementara itu, total kapasitas ruang isolasi pasien Covid-19 di RSHU mencapai 200-an pasien.’’tu termasuk untuk pasien gejala ringan, sedang, dan berat. Baik di high care unit (HCU) maupun ICU,” jelasnya.

Begitu juga dengan SDM. Dia menyebut RSHU memanfaatkan tenaga kesehatan (nakes) yang ada. Tidak ada rekrutmen seperti pada saat terjadi lonjakan kasus di awal-awal masa pandemi.

’’Dulu, pasien meningkat, kami rekrut relawan dan menggandeng institusi pendidikan di Jatim. Jadi, kalau nanti dibutuhkan tambahan tenaga, kami bisa minta bantuan dengan institusi pendidikan,” katanya.

Baca Juga: Lily Yunita Kirim Roti Tiap Hari sebelum Tipu Rp 48,9 Miliar

Didi mengaku, saat ini telah masuk varian mutasi virus baru. Virus tersebut dapat sewaktu-waktu meledak. Kecuali, masyarakat taat terhadap prokes Covid-19.

’’Di rumah sakit kami, sudah ada varian mutasi virus baru. Pasien memiliki gejala yang mengarah pada Covid-19. Namun, saat dites PCR negatif. Jadi, cukup berbahaya karena varian baru ini tidak bisa dicek dengan tes PCR,” tegasnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore