alexametrics

Antisipasi Lonjakan, RS di Surabaya Tambah Fasilitas Isolasi Covid-19

13 Mei 2021, 19:19:48 WIB

JawaPos.com – Libur panjang Lebaran berpotensi membuat kasus Covid-19 meningkat. Sejumlah rumah sakit di Surabaya pun telah mempersiapkan diri untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 pasca-Lebaran. Salah satunya dengan menambah sarana dan prasarana di rumah sakit.

Direktur Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) Prof dr Nasronudin SpPD KPTI-FINASIM mengatakan, seluruh fasilitas di RSUA sudah sangat siap untuk mengantisipasi lonjakan kasus. Baik Covid-19 maupun non-Covid-19. Begitu juga dengan sumber daya manusia (SDM). ’’SDM kami sudah siapkan harus ada yang menjaga 24 jam secara sif,” katanya kepada Jawa Pos, Rabu (12/5).

Nasronudin menuturkan, pelayanan di instalasi gawat darurat (IGD), rawat inap, intensive care unit (ICU), dan high care unit (HCU) juga sudah disiapkan. Bahkan, jajaran direksi juga dijadwal untuk siap berjaga selama libur Lebaran. ’’Semua sudah dikoordinasikan. IGD 24 jam siap buka baik di RSUA maupun rumah sakit penyakit tropis infeksi (RSPTI),” ujarnya.

Selama libur Lebaran, pelayanan poli di RSUA dialihkan di IGD. Perubahan pelayanan tersebut dimulai per 12 hingga 16 Mei. Meski begitu, masyarakat tetap bisa datang ke IGD jika mengalami masalah kesehatan. ’’Setelah 16 Mei, pelayanan poli dibuka normal seperti biasanya,” katanya.

Nasronudin menegaskan, semua layanan kesehatan RSUA selama libur Lebaran tetap diberikan dengan maksimal untuk masyarakat. Berdasar pengalaman tahun lalu, kasus-kasus yang masuk selama libur Lebaran di IGD adalah kencing manis, hipertensi, diare, dan nyeri muntah. ’’Itu rutin pasti ada kasus-kasus seperti kencing manis dan diare setiap libur Lebaran,” ujarnya.

Namun, lantaran masih pandemi Covid-19, lanjut dia, RSUA juga menyiapkan antisipasi ketika terjadi lonjakan kasus. Khususnya di pelayanan RSPTI. Semua tim medis yang bertugas di RSPTI pun telah dibagi menjadi beberapa bagian. ’’Jadi, ada dokter yang stand by di rumah dan siap dipanggil. Jadi, lebih dinamis dalam pelayanannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Husada Utama (RSHU) dr Didi D. Dewanto SpOG mengatakan, RSHU sudah mempersiapkan antisipasi lonjakan pasien Covid-19 pasca-Lebaran sejak seminggu lalu. Ruangan bertekanan negatif dan positif juga disiapkan. Termasuk di dalamnya ruang ICU dengan ventilator. ’’Kami juga menambah tiga ventilator baru. Jadi, total kami menyiapkan tujuh ventilator,” ujarnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : ayu/c17/ady

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads