
Photo
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur tetap memfasilitasi peserta berstatus positif Covid-19 untuk mengikuti seleksi kompetensi bidang calon pegawai negeri sipil (SKB CPNS) di lingkungan pemerintahan setempat.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim Nurkholis, Selasa, di Surabaya menyampaikan dalam SKB CPNS tahun 2020 di Jatim terdapat 22 peserta yang terkonfirmasi positif Covid-19. "Dari jumlah tersebut, enam peserta telah mengikuti tes sesuai jadwal karena telah melewati masa karantina dan mendapat rekomendasi tim kesehatan," katanya kepada wartawan.
Sedangkan belasan peserta lainnya yang terkonfirmasi positif Covid-19, katanya, akan mengikuti tes pada 8 Oktober 2020 setelah dijadwal ulang oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Pelaksanaan SKB CPNS Pemprov Jatim telah memasuki hari ke-10 sejak dimulai pada 28 September lalu.
Tercatat sebanyak 4.348 peserta dari total 4.777 pelamar yang telah mengikuti SKB di Kanreg II Badan Kepegawaian Negara BKN.
Dalam pelaksanaan SKB masing-masing formasi diikuti peserta sebanyak tiga kali jumlah formasi yang dari tes ini langsung dapat diketahui hasil lolos dengan format penilaian 40 persen SKD dan 60 persen SKB. "Ketika formasi ada 10 lowongan, maka yang bersaing ada 30 peserta. Setelah ini peringkat tertinggi langsung lolos dan mengikuti pemberkasan," katanya, seperti dilansir dari Antara.
Selama tes berlangsung, kata Nurkholis, total kehadiran peserta mencapai 98,06 persen atau sebanyak 3.383 peserta.
Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rekrutmen CPNS ini merupakan kebutuhan dan formasi yang diterima sebanyak 1.817 lowongan. "Formasi ini yang menentukan Kementeriam PAN-RB, Pemprov hanya mengajukan sesuai dengan kebutuhan maksimalisasi layanan dan kinerja di seluruh OPD, UPT dan semua sektor di Pemprov," katanya.
Gubernur Khofifah yang berkesempatan memantau jalannya SKB juga mengingatkan dalam suasana pandemi ini, formatnya menyesuaikan ketentuan protokol kesehatan. "Ada jadwal bagi mereka yang positif COVID-19 setelah mendapat rekomendasi ikut ujian dan melalui protokol kesehatan sangat ketat. Lalu yang hasil tes cepatnya reaktif sudah melaksanakan sesuai jadwal dengan pelaksanaan di ruang tersekat," demikian Khofifah Indar Parawansa. (*)
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=Z2XP7LDesk4&ab_channel=jawapostvofficial

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
