
PAKAI APD LENGKAP: Nakes IGD RSUD dr Soetomo bersiap menangani pasien yang berobat. Angka bumil yang positif Covid-19 naik drastis. (Robertus Risky/Jawa Pos)
JawaPos.com – Kasus ibu hamil (bumil) positif Covid-19 di Surabaya kian meningkat. Rumah sakit (RS) rujukan utama bumil positif Covid-19 pun mulai mengalami penumpukan. Berdasar data Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya per 1 Januari hingga Mei, di antara 4.879 bumil yang di-swab PCR, ada 192 orang yang positif Covid-19.
Manajer Pelayanan Medis Rumah Sakit Universitas Airlangga dr Muhammad Ardian Cahya Laksana SpOG (K) mengatakan, sebagai rumah sakit rujukan Covid-19, RSPTI Unair sudah menyiapkan tempat bagi bumil yang positif Covid-19. Mulai proses persalinan normal hingga operasi Caesar, baik sarana dan prasarana (sarpras) maupun tenaga medis.
’’Saat ini RSUD dr Soetomo dan RSUA (dalam hal ini RSPTI Unair) dijadikan rumah sakit rujukan utama bumil positif Covid-19. Hal ini menyebabkan sedikit terjadi penumpukan,” katanya.
Ardian menuturkan, untuk bumil yang positif Covid-19, ada yang tidak bergejala, kondisi ringan, sedang, dan berat. Namun, rata-rata kondisinya ringan dan sedang. Yang kondisi berat tidak begitu banyak. ’’Bumil yang kondisi ringan dan sedang, jika sudah persalinan dan tidak ada gejala, akan kami pulangkan sesuai dengan permenkes. Sebab, saat ini ada rujukan bumil positif yang begitu banyak,” ujarnya.
Dokter yang juga menjabat ketua Satgas Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Surabaya itu menjelaskan, kasus bumil positif Covid-19 terus meningkat. Berdasar swab PCR rutin yang dilakukan Dinkes Surabaya, per 1 Januari hingga 10 Mei, dari total 4.879 bumil yang di-swab, 4 persen atau 192 bumil positif Covid-19. ’’Ini angka yang cukup tinggi. Belum lagi ditambah dengan angka kasus terbaru pada Juni-Juli. Ada kemungkinan meningkat,” katanya.
Ardian menambahkan, rata-rata dari berbagai daerah lain sebelum terjadi outbreak, 5–6 persen dari total ibu hamil positif Covid-19. Di RSPTI Unair, rata-rata jumlah ibu hamil positif Covid-19 mencapai 20–30 kasus per bulan. ’’Per hari ini (kemarin, Red) dalam sehari ada empat bumil positif Covid-19 yang dirawat di RSPTI Unair,” ucapnya.
Karena itu, POGI dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan pedoman bagi bumil pada masa pandemi. Pertama, menjelang persalinan 2–3 minggu, meski hasil tes swab PCR negatif Covid-19, sebaiknya bumil menjalani isolasi mandiri (isoman). ’’Ini dilakukan agar tidak terpapar Covid-19 saat persalinan,” ujarnya.
Baca Juga: SE PPKM Darurat di Surabaya: Pendidikan Daring, Tempat Ibadah Tutup
Kedua, pemeriksaan kehamilan lebih baik dilakukan di rumah sakit jika ada tanda-tanda darurat. Sementara itu, pemeriksaan kehamilan rutin sebaiknya ditunda dulu. Kecuali, untuk kasus-kasus ibu hamil trimester ketiga. ’’Pada ibu hamil yang mengalami keluhan ISPA (infeksi saluran pernapasan akut), sebaiknya segera dilakukan swab, baik antigen maupun PCR, dan menghubungi rumah sakit terdekat melalui WhatsApp maupun online,” jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
