Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 18 Oktober 2026 | 19.13 WIB

Hendak ke GBT, Rombongan Suporter PSS Sleman Kecelakaan di Madiun, 4 Tewas

Kondisi Elf yang membawa belasan suporter PSS Sleman usai kecelakaan di KM 616+200 jalur A, Tol Ngawi-Kertosono, masuk Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Minggu pagi (18/10/2026). (istimewa).

JawaPos.com - Sebuah Elf yang membawa belasan suporter sepak bola PSS Sleman mengalami kecelakaan di KM 616+200 jalur A, Tol Ngawi-Kertosono, masuk Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Minggu pagi (18/10/2026). 

Elf yang hendak membawa suporter PSS Sleman menuju Gelora Bung Tomo (GBT) itu terlibat kecelakaan dengan truk muatan kayu. 

Kasat Lantas Polres Madiun AKP Dristica Brian Arya Leviantona mengungkapkan, insiden itu terjadi di jalur mengarah ke Kota Surabaya. Kejadian itu mengakibatkan empat orang meninggal dunia. 

“4 orang meninggal dunia. Para korban merupakan penumpang Elf yang tengah dalam perjalanan dari Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menuju Surabaya untuk menyaksikan pertandingan sepak bola antara PSS Sleman dan Persebaya,” kata Arya. 

Arya merinci, dari 4 korban meninggal dunia, 1 meninggal di TKP, sedangkan 3 lainnya meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

“Semua korban dilarikan ke RSUD Caruban. Dari keterangan awal, Elf menabrak bagian belakang samping truk yang melaju di depannya.

Seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun mengalami luka-luka, telah dievakuasi ke RSUD Caruban. 

Proses pemeriksaan juga terkendala karena para penumpang Elf tersebut tidak saling mengenal. Mereka diketahui mengikuti perjalanan menggunakan jasa travel untuk menonton pertandingan sepak bola di Surabaya.

Polisi masih mendalami penyebab kecelakaan, termasuk meminta keterangan dari para korban yang kondisinya telah memungkinkan untuk diperiksa.

“Kami masih menunggu kondisi mereka stabil, untuk selanjutnya dimintai keterangan, guna mengungkap penyebab pasti kejadian ini,” katanya. 

Sementara itu, salah satu penumpang Dimas Raditya Prakoso, mengaku sedang tertidur ketika kecelakaan terjadi. Dia baru menyadari insiden tersebut setelah dibangunkan temannya.

"Saya tidur. Dibangunkan, tahu-tahu mobil sudah hancur," kata Dimas yang juga korban selamat.

Meski tidak mengalami luka serius, dan menyadari kecelakaan, ia langsung keluar dari kendaraan untuk mencari tempat aman.

Editor: Kuswandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore