Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Oktober 2026 | 02.45 WIB

Selama Setahun 13 Kepala Dinas Surabaya Diganti, Eri Cahyadi Beberkan Penyebabnya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Dok Diskominfo Kota Surabaya) - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Dok Diskominfo Kota Surabaya)

JawaPos.com - Pergantian pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya mendapatkan sorotan. Sebab ada 13 kepala dina berganti dalam kurun waktu satu tahun.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi lantas membeberkan alasan di balik perombakan tersebut. Dia menyebut evaluasi kinerja menjadi dasar utama dalam menentukan apakah seorang kepala perangkat daerah masih layak melanjutkan tugasnya.

Eri menegaskan pergantian pejabat bukan persoalan kedekatan maupun faktor suka dan tidak suka. Setiap kepala perangkat daerah memiliki target yang harus dicapai dan hasilnya harus dapat diukur.

“Karena setiap pekerjaan yang ada di Kota Surabaya, kita pasti lihat output dan outcome,” ujar Eri, Kamis (8/10). Dia mengatakan, 13 kepala dinas yang diganti dinilai belum mampu memenuhi output dan outcome yang sebelumnya telah dijanjikan dalam kurun waktu satu tahun.

Bagi Eri, posisi kepala perangkat daerah bukan sekadar jabatan administratif. Pejabat yang dipercaya memimpin organisasi pemerintahan harus mampu menerjemahkan program menjadi hasil yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Dia juga menekankan pentingnya kekompakan seluruh unsur pemerintahan dalam menjalankan pembangunan. Wali kota menurt Eri hanya berfungsi sebagai pengarah agar seluruh bagian pemerintahan bergerak menuju tujuan yang sama. “Kepala daerah itu adalah pemimpin orkestra,” katanya.

Namun, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan aparatur pemerintah. Eri menilai masyarakat juga harus ikut terlibat dalam membangun Surabaya. Untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat, Pemkot Surabaya turut mengubah pola kerja ASN.

Aparatur tidak lagi hanya beraktivitas di kantor pemerintahan. Mereka didorong untuk turun langsung ke lingkungan warga, salah satunya melalui pelayanan di balai RW. Langkah tersebut dilakukan agar ASN dapat lebih dekat dengan masyarakat dan memahami persoalan warga secara langsung.

“Karena harus dekat dengan rakyatnya, masyarakatnya, sehingga bekerja di sana,” jelas Eri.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore