
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Dok Diskominfo Kota Surabaya)
JawaPos.com - Pergantian pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya mendapatkan sorotan. Sebab ada 13 kepala dina berganti dalam kurun waktu satu tahun.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi lantas membeberkan alasan di balik perombakan tersebut. Dia menyebut evaluasi kinerja menjadi dasar utama dalam menentukan apakah seorang kepala perangkat daerah masih layak melanjutkan tugasnya.
Eri menegaskan pergantian pejabat bukan persoalan kedekatan maupun faktor suka dan tidak suka. Setiap kepala perangkat daerah memiliki target yang harus dicapai dan hasilnya harus dapat diukur.
“Karena setiap pekerjaan yang ada di Kota Surabaya, kita pasti lihat output dan outcome,” ujar Eri, Kamis (8/10). Dia mengatakan, 13 kepala dinas yang diganti dinilai belum mampu memenuhi output dan outcome yang sebelumnya telah dijanjikan dalam kurun waktu satu tahun.
Bagi Eri, posisi kepala perangkat daerah bukan sekadar jabatan administratif. Pejabat yang dipercaya memimpin organisasi pemerintahan harus mampu menerjemahkan program menjadi hasil yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Dia juga menekankan pentingnya kekompakan seluruh unsur pemerintahan dalam menjalankan pembangunan. Wali kota menurt Eri hanya berfungsi sebagai pengarah agar seluruh bagian pemerintahan bergerak menuju tujuan yang sama. “Kepala daerah itu adalah pemimpin orkestra,” katanya.
Namun, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan aparatur pemerintah. Eri menilai masyarakat juga harus ikut terlibat dalam membangun Surabaya. Untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat, Pemkot Surabaya turut mengubah pola kerja ASN.
Aparatur tidak lagi hanya beraktivitas di kantor pemerintahan. Mereka didorong untuk turun langsung ke lingkungan warga, salah satunya melalui pelayanan di balai RW. Langkah tersebut dilakukan agar ASN dapat lebih dekat dengan masyarakat dan memahami persoalan warga secara langsung.
“Karena harus dekat dengan rakyatnya, masyarakatnya, sehingga bekerja di sana,” jelas Eri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Isenmulang Kalteng vs Persebaya di Super League, Green Force Berpeluang Curi Tiga Poin
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain Persik vs Madura United: Reina Siapkan Strategi Terbaik
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Suahasil Buka Suara soal Pembagian Tugas Tiga Wamenkeu, Ini Fokusnya!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang
Adhyaksa FC Bekasi Vs PSGC Ciamis: Misi Bangkit Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022