Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Oktober 2026 | 22.45 WIB

Konsumsi Listrik SPKLU di Jawa Timur Meroket 400 Persen

General Manager PT PLN UID Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho saat meresmikan SPKLU Center PLN UP3 Surabaya Barat, Jalan Taman Barat nomor 48, Taman, Sidoarjo, Kamis (1/10). (Dadang Kurnia/JawaPos.com) - Image

General Manager PT PLN UID Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho saat meresmikan SPKLU Center PLN UP3 Surabaya Barat, Jalan Taman Barat nomor 48, Taman, Sidoarjo, Kamis (1/10). (Dadang Kurnia/JawaPos.com)

JawaPos.com - Penggunaan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di Jawa Timur menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan di tengah kenaikan harga minyak dunia yang mendorong pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Lonjakan adopsi kendaraan ramah lingkungan ini berdampak langsung pada peningkatan konsumsi energi listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Jatim. General Manager PT PLN (Persero) UID Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho, mengungkapkan bahwa total konsumsi daya SPKLU di seluruh wilayah Jatim telah menembus angka 5,6 kWH.

"Jumlah kWh sepanjang tahun 2026 sampai dengan Agustus 2026 itu tercatat mencapai 5,59 juta kWh," ujar Eric ditemui seusai meresmikan SPKLU Center PLN UP3 Surabaya Barat, Jalan Taman Barat nomor 48, Taman, Sidoarjo, Kamis (1/9).

Eric mengatakan, angka konsumsi tersebut menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Pemakaian energi listrik di SPKLU Jatim tercatat mengalami lonjakan hingga kurang lebih 400 persen, atau melesat empat kali lipat.

Data tersebut baru mencakup aktivitas pengisian daya terpantau di jaringan SPKLU resmi serta home charging terdaftar yang dilaporkan melalui dealer kendaraan.

"Jadi yang bisa kami monitor adalah SPKLU, kemudian masyarakat yang mendaftarkan home charging atau pengisian yang menggunakan wall charger yang dibawakan oleh dealer kendaraan. Selain itu misalnya saja masyarakat penggunaan wall charging-nya yang tidak dipisah dengan penggunaan instalasi rumah, ini belum bisa kita pastikan," imbuhnya.

Guna mengimbangi masifnya pertumbuhan pengguna kendaraan listrik, PLN UID Jatim terus memperluas jaringan infrastruktur pengisian daya. Saat ini, total terdapat kurang lebih 327 SPKLU yang tersebar di seluruh Jawa Timur, termasuk 7 SPKLU yang baru diresmikan di SPKLU Center PLN UP3 Surabaya Barat.

Kendati demikian, rasio perbandingan infrastruktur saat ini masih berada di angka 1 berbanding 18 mobil, sementara standar ideal negara maju berada di kisaran 1 berbanding 10 atau 12.

"Untuk mencapai rasio ideal 1 banding 10, kita masih kurang sekitar 215 SPKLU lagi, dan kami terus membuka skema kerja sama seluas-luasnya dengan mitra strategis," ucap Eric.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore