Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Oktober 2026 | 06.16 WIB

Wamenperin Dorong Perluas Pasar Batik dan Gali Potensi Motif Lokal

Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza (dua dari kiri) meninjau salah satu stand di pameran Hari Batik Nasional di Atrium Tunjungan Plaza 3 Surabaya, Kamis (30/9). (Ardini Pramitha/JawaPos.com) - Image

Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza (dua dari kiri) meninjau salah satu stand di pameran Hari Batik Nasional di Atrium Tunjungan Plaza 3 Surabaya, Kamis (30/9). (Ardini Pramitha/JawaPos.com)

JawaPos.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong pasar batik diperluas ke berbagai daerah di Indonesia.

Upaya ini dilakukan sembari menggali kembali potensi wastra dan motif batik lokal yang selama ini belum dikembangkan optimal.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza, saat membuka Pameran Hari Batik Nasional (HBN) 2026 di Tunjungan Plaza 3 Surabaya, yang digelar Kemenperin bersama Yayasan Batik Indonesia (YBI) , Rabu (30/9). 

Ia mengatakan, pengembangan industri batik tidak cukup hanya berfokus pada pasar nasional.

Pemerintah daerah dan para pelaku industri lokal juga perlu terlibat aktif dalam mengembangkan ekosistem industri batik di masing-masing wilayah.

 “Kami hari ini menyelenggarakan Hari Batik Nasional itu di luar Jakarta, di Jawa Timur. Itu menandakan bahwa Yayasan Batik Indonesia maupun Kementerian Perindustrian ingin supaya keterlibatan pemerintah daerah, stakeholder di daerah bisa lebih besar lagi,” ujar Faisol.

Menurut dia, penyelenggaraan kegiatan di daerah menjadi salah satu cara untuk memperluas pasar batik sekaligus memperkenalkan kembali kekayaan wastra dari berbagai wilayah Indonesia.

Faisol menyebut masih banyak daerah yang memiliki kekayaan wastra dan motif batik yang belum maksimal dikembangkan.

“Kami tahu ada banyak daerah yang sebenarnya memiliki kekayaan wastra dan motif batik yang sudah lama tidak diaktifkan. Melalui kegiatan semacam ini, di workshop, di pameran, bisa kami ajak untuk aktif kembali,” jelasnya.

Selain menggali potensi daerah, Kemenperin juga mendorong agar pelaku usaha dan perajin batik mampu memperluas pemasaran produknya, baik di dalam maupun luar negeri.

Editor: Bayu Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore