Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 September 2026 | 21.50 WIB

Mahasiswa UINSA Segel Dua Gerbang, Akses Dialihkan ke Pintu Belakang

Mahasiswa UINSA kembali menggelar aksi dengan menyegel dua gerbang utama kampus. Akses masuk dialihkan ke pintu belakang dan kuliah tetap berjalan. (istimewa) - Image

Mahasiswa UINSA kembali menggelar aksi dengan menyegel dua gerbang utama kampus. Akses masuk dialihkan ke pintu belakang dan kuliah tetap berjalan. (istimewa)

JawaPos.com - Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) menyegel dua gerbang utama pintu masuk kampus, Senin (21/9). Akibatnya tenaga pendidik serta mahasiswa tidak bisa masuk melalui pintu utama. Mereka diminta untuk masuk melalui pintu belakang kampus.

Koordinator lapangan aksi Fadlurrakhman Fazle Purwardana alias Ale mengatakan aksi ini merupakan kelanjutan dari demonstrasi yang sebelumnya digelar pada Rabu dan Kamis pekan lalu. Tuntutan yang disampaikan adalah mendesak agar Rektor UINSA Akh Muzakki mengundurkan diri setelah dilantik menjadi pemimpin periode kedua.

Menurut Ale, aksi kali ini dimulai sejak pagi meski informasi mengenai waktu aksi baru disebarluaskan sekitar pukul 13.00 WIB. Strategi tersebut dilakukan setelah mahasiswa melakukan konsolidasi internal.

“Hasil konsolidasi pamflet di-upload jam 1 (siang). Namun sebenarnya sudah mulai dari jam 7 (pagi). Jadi sebelum semua masuk ke kampus, kita sudah aksi,” ujar Ale kepada wartawan di depan kampus UINSA, Senin (21/9).

Ale menegaskan mahasiswa tidak bermaksud menghentikan seluruh kegiatan di lingkungan kampus. Tenaga pendidik maupun mahasiswa masih dapat memasuki area kampus melalui akses alternatif tersebut.

“Kami juga enggak melumpuhkan total kampus, kami ada pintu belakang, itu bisa diakses oleh semua. Jadi tadi juga sudah sempat kita imbau ketika di sana, ya kalau mau mengajar silakan atau mau belajar silakan,” katanya.

Dia menambahkan, proses belajar mengajar tetap dapat berlangsung karena masih terdapat akses lain yang bisa digunakan. “Kami enggak menutup total pintu gitu. Masih ada gerbang belakang, masih ada pintu yang bisa dilewati, sehingga proses belajar mengajar itu juga masih tetap berjalan,” lanjut Ale.

Penyegelan tersebut, kata Ale, merupakan bentuk kekecewaan mahasiswa terhadap kondisi yang mereka persoalkan di kampus. Salah satu tuntutan utama yang kembali disuarakan adalah permintaan agar Rektor UINSA Akh Muzakki mundur dari jabatannya.

Mahasiswa berharap aksi tersebut dapat mendorong pihak kampus segera merespons tuntutan yang disampaikan.“Dengan upaya teman-teman ini semoga apa yang diharapkan tetap tercapai dan bisa menjadi evaluasi ke depannya,” ujar Ale.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore