
Ilustrasi El Nino dan La Nina pada peta globe (Sumber foto : neefusa.org)
JawaPos.com - Awal musim hujan di Surabaya diprakirakan mundur karena fenomena El Nino yang masih cukup kuat.
Fenomena tersebut dapat memengaruhi pola cuaca di Indonesia, salah satunya curah hujan.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo Taufiq Hermawan mengatakan, El Niño merupakan fenomena iklim alamiah yang ditandai dengan peningkatan suhu permukaan laut di wilayah Pasifik bagian tengah dan timur.
“Secara umum, dampak El Niño di Indonesia adalah berkurangnya curah hujan di sebagian besar wilayah. Ketika curah hujan berkurang, sumber daya air seperti waduk, sungai maupun sumur juga dapat mengalami penurunan,” jelas Taufiq, Jumat (11/9).
Menurutnya, kemarau yang berlangsung bersamaan dengan El Niño dapat menjadi lebih kering dan berpotensi lebih panjang dibandingkan kondisi normal.
Dampaknya tidak hanya berupa berkurangnya curah hujan, tetapi juga meningkatnya risiko kekeringan, penurunan ketersediaan air, serta kebakaran hutan dan lahan.
Kondisi tersebut juga berpotensi memundurkan awal musim hujan. Berdasarkan prakiraan BMKG dan Badan Meteorologi Dunia, fenomena El Niño diperkirakan masih berlangsung hingga Februari 2027.
“Dampaknya, awal musim hujan berpotensi mengalami kemunduran. Karena itu, mitigasi perlu diperkuat, terutama dalam pengelolaan sumber daya air dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi kemarau,” ujarnya.
Prakirawan BMKG Juanda Siska Anggraeni menyampaikan bahwa saat ini Kota Surabaya masih berada pada puncak musim kemarau.
Kondisi tersebut membuat masyarakat lebih sering merasakan cuaca panas dan terik pada siang hari, sementara kelembapan udara cenderung lebih rendah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022