Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 September 2026 | 19.50 WIB

BPBD Surabaya Ingatkan Risiko Kebakaran karena Kemarau yang Dipengaruh El Nino

Kepala BPBD Surabaya Irvan Widyanto sebut semburan air bercampur gas metana di Sungai Rungkut Madya, tak berbahaya. Warga diimbau jangan panik. (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Kepala BPBD Surabaya Irvan Widyanto sebut semburan air bercampur gas metana di Sungai Rungkut Madya, tak berbahaya. Warga diimbau jangan panik. (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat mitigasi menghadapi kondisi kemarau yang semakin kering akibat pengaruh fenomena El Niño. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai meningkatnya risiko kebakaran, kekurangan air bersih, hingga dampak cuaca panas.

Kepala BPBD Kota Surabaya Irvan Widyanto mengatakan, kondisi lingkungan yang semakin kering membuat material di sekitar permukiman lebih mudah terbakar. 

Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api, terutama membakar sampah di lahan terbuka.

“Kita harus selalu waspada karena ketika paparan sinar matahari berlangsung terus-menerus, kekeringan dapat meningkat. Kondisi tersebut membuat bahan-bahan di sekitar menjadi lebih mudah terbakar,” kata Irvan, Jumat (11/9). 

Menurutnya, kewaspadaan perlu ditingkatkan terutama di kawasan permukiman padat. Jarak antarbangunan yang relatif berdekatan dapat membuat api lebih mudah menjalar apabila terjadi kebakaran.

“Terutama di rumah-rumah padat penduduk, kerawanannya cukup tinggi. Karena itu, antisipasi harus dimulai dari kesadaran masing-masing individu,” ujarnya.

Selain ancaman kebakaran, masyarakat juga diminta bijak dalam menggunakan air bersih. Penghematan air diperlukan untuk menjaga ketersediaan sumber daya air selama periode kemarau yang lebih kering.

Irvan juga mengimbau warga menyesuaikan aktivitas di luar ruangan dengan kondisi cuaca. 

Saat matahari terik, masyarakat disarankan mengurangi aktivitas di luar rumah, menggunakan pelindung seperti topi atau payung, serta memastikan kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore