Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 September 2026 | 03.29 WIB

P-APBD Surabaya 2026 Naik Rp 151 Miliar, Resmi di Angka Rp 12,88 Triliun

Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun 2026 resmi disahkan dalam rapat paripurna yang dihadiri Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (kiri) dan Pimpinan DPRD Jatim pada Kamis (10/9). Foto: Diskominfo Surabaya - Image

Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun 2026 resmi disahkan dalam rapat paripurna yang dihadiri Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (kiri) dan Pimpinan DPRD Jatim pada Kamis (10/9). Foto: Diskominfo Surabaya

JawaPos.com - Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun 2026 resmi disahkan dalam rapat paripurna yang dihadiri Wali Kota Surabaya dan Pimpinan DPRD pada Kamis (10/9). Dalam P-APBD 2026 belanja daerah Surabaya bertambah Rp 151,63 miliar. Dari sebelumnya Rp 12,73 triliun menjadi Rp 12,88 triliun.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan perubahan anggaran itu akan diperuntukan bagi sektor pendidikan dan penanganan banjir melalui perangkat daerah (PD) terkait. "Alhamdulillah hari ini (10/9) sudah disahkan oleh DPRD. Ada beberapa penyesuaian terkait dengan volume-volume yang ada di masyarakat," kata Eri ditemui wartawan.

Dia menyebutkan perubahan anggaran dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan riil masyarakat. Salah satunya melalui evaluasi terhadap jumlah penerima beasiswa yang kemudian berdampak pada alokasi anggaran pendidikan.

"Salah satu contoh adalah ketika kita punya (program) beasiswa, maka ketika beasiswa itu kita anggarkan (untuk) 24 ribu (penerima), ternyata ada sekitar 13 ribu. Maka anggaran yang lainnya kita manfaatkan kembali untuk pendidikan di bidang yang sama tapi tidak dalam hal untuk beasiswa," ujarnya.

Menurutnya, penyesuaian tersebut dilakukan agar anggaran yang tersedia tetap dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan lainnya. Eri menegaskan, Pemkot Surabaya bersama DPRD memprioritaskan penggunaan anggaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Karena DPRD dan pemerintah kota itu fokus untuk yang memang tidak mampu. Yang mampu ya ayo gotong royong seperti Pancasila, yang mampu ya jangan minta Pemerintah Kota Surabaya sehingga kami bisa manfaatkan lagi untuk kepentingan pendidikan lainnya," kata Eri.

Selain belanja, pendapatan daerah dalam P-APBD 2026 juga mengalami peningkatan Rp 114,089 miliar. Dari sebelumnya Rp 10,898 triliun menjadi Rp 11,013 triliun.

Pada sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan bertambah Rp 26,946 miliar dari Rp 1,856 triliun menjadi Rp 1,883 triliun. Sementara itu, pengeluaran pembiayaan berkurang Rp 10,60 miliar dari sebelumnya Rp24 miliar menjadi Rp13,39 miliar.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore