
Ilustrasi pernikahan anak. (Jawa Pos Group)
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berhasil menekan fenomena pernikahan dini (anak). Terbukti, angka pengajuan dispensasi kawin (diska) turun hingga 61,63 persen.
Capaian Pemkot Surabaya tersebut tidak lepas dari pendekatan edukasi dan penguatan perlindungan anak yang selama ini digencarkan, hingga kolaborasi dengan Pengadilan Agama (PA) Surabaya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Surabaya, Ida Widayati, mengatakan upaya pencegahan pernikahan dini dilakukan dengan menyesuaikan karakteristik masyarakat di setiap wilayah.
"Misalnya untuk wilayah utara itu perlu pendampingan spesial. Sebab mereka punya kultur bahwa kalau sekolah selesai, ya sudah nggak perlu sekolah tinggi-tinggi," ujarnya, Selasa (16/6).
Untuk mengubah pola pikir masyarakat terkait kesadaran pemenuhan hak dan pentingnya pendidikan, Pemkot menggencarkan edukasi hingga tingkat RW melalui sejumlah program, salah satunya Kampung Pancasila.
"Kampung Pancasila itu salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah kota untuk mengedukasi masyarakat bahwa hak-hak anak ini harus bisa dipenuhi sampai dia mewujudkan cita-citanya," imbuhnya.
Selain edukasi, Ida menuturkan bahwa Pemkot Surabaya juga memperkuat perlindungan anak melalui pengawasan lingkungan serta kebijakan pendukung, termasuk penerapan surat edaran pembatasan jam malam bagi anak.
"Pak Wali Kota (Eri Cahyadi) memberikan surat edaran pembatasan jam malam. Itu salah satu portal-portal yang diberikan oleh Pemkot Surabaya agar pemenuhan hak anak ini bisa terlaksana," terang Ida.
Meski pengajuan dispensasi kawin menurun, Pemkot tetap mendampingi pemohon melalui kelas calon pengantin yang membekali peserta soal kesiapan psikologis, ekonomi, kesehatan, dan reproduksi sebelum berumah tangga.
"Di situ akan diberikan pembekalan kaitan tentang psikologis untuk membina rumah tangga itu persiapannya seperti apa. Dari sisi ekonomi, kesehatan hingga reproduksinya harus seperti apa, itu kita berikan," ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022