
ITS Surabaya memfasilitasi kerja sama antara Saint Petersburg, Rusia dengan Pemprov Jatim terkair transfer teknologi kapal cepat. (Humas ITS)
JawaPos.com - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya memfasilitasi kerja sama strategis antara Saint Petersburg, Rusia, dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk pengembangan kapal cepat.
Dalam kolaborasi tersebut, ITS mendapat tugas mendesain ulang kapal cepat asal Rusia agar sesuai dengan karakteristik perairan Indonesia. Produksi kapal akan dilakukan secara lokal di Madura.
Kolaborasi ini ditandai dengan audiensi antara delegasi Saint Petersburg, Rusia dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan civitas akademika ITS di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (12/6).
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyambut baik inisiasi yang dijalankan oleh ITS. Langkah ini diharapkan mampu menjadi game changer bagi industri manufaktur perkapalan dan konektivitas laut tanah air.
"Melihat bagaimana Jawa Timur menjadi gerbang logistik untuk Indonesia Timur, maka transfer teknologi perkapalan yang diinisiasi oleh ITS menjadi hal krusial yang harus didukung,” tutur Khofifah, Jumat (12/6).
Ia menilai kolaborasi ini tak hanya memperkuat teknologi maritim, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Timur, khususnya Surabaya. Pemprov Jatim pun siap mendukung pengembangan industri secara berkelanjutan.
Di sisi lain, Ketua Dewan Legislatif Saint Petersburg, Alexander N Belsky memastikan Rusia akan mengawal legalitas serta pemenuhan dokumen teknis demi mendukung transfer teknologi yang transparan.
"(Kerja sama ini) Tidak hanya membuka peluang transfer teknologi maritim, tetapi juga mempererat hubungan diplomatik dan ekonomi yang saling transparan antara Indonesia dan Rusia," ujar Belsky.
Sementara itu, Rektor ITS, Prof. Bambang Pramujati menyebut kampusnya dipercaya menyesuaikan desain awal kapal cepat dari Rusia agar sesuai dengan karakteristik serta kondisi gelombang perairan Indonesia.
“Penegasan poin kerja sama ini adalah kemandirian teknologi (kapal cepat berbahan alumunium) , ITS tidak ingin Indonesia hanya menjadi penonton atau sekadar pasar bagi teknologi asing,” ucap Prof. Bambang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022