Direktur RSUD Dr. Soetomo, Prof. Cita Rosita Sigit Prakoeswa (rompi merah). (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Manajemen RSUD Dr. Soetomo, Surabaya memastikan seorang pasien yang meninggal dunia saat insiden kebakaran Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT), Jumat (15/5), bukan karena paparan asap.
Direktur RSUD Dr. Soetomo, Prof. Cita Rosita Sigit Prakoeswa, mengatakan bahwa sejak awal menjalani perawatan di PPJT, pasien sudah berada dalam kondisi kritis dan bersiap melakukan cuci darah.
"Pasien sebelumnya sudah mendapat dukungan tiga alat organ vital, yaitu paru-paru, jantung, dan ginjal. Pasien juga on the way cuci darah. Tentu bukan karena asap karena semuanya tersupport oleh mesin," ujar Prof. Cita, Jumat (15/5).
Saat proses evakuasi, pasien tetap menggunakan ventilator dan dukungan alat medis lainnya, sehingga tidak terampak paparan asap kebakaran yang saat itu memenuhi ruang ICU lantai 6 gedung PPJT.
Baca Juga:Dokter Spesialis Kardiovaskular Kembangkan Terapi Sel Punca untuk Pemulihan Pasien Penyakit Jantung
“Yang pasti pada saat evakuasi alat bantu medis pasien tetap terpasang, sehingga pada saat evakuasi support alat bantu dari mesin (ventilator) tidak terpengaruh dengan adanya kepulan asap,” imbuhnya.
Sementara itu, Dokter Spesialis Bedah Jantung, Thomas Jatiman mengatakan saat dirujuk dari rumah sakit lain, pasien dalam keadaan pendarahan aktif dan langsung menjalani operasi di RSUD Dr. Soetomo.
"Saya penanggung jawab pasien tersebut. Pasien dirujuk dari rumah sakit luar dengan pendarahan dan sudah kita lakukan operasi untuk mengatasi pendarahan tersebut dan sudah teratasi,” tutur Thomas.
Artinya sejak awal dirujuk, kondisi pasien memang kritis. Bahkan saat kejadian dan dievakuasi, pasien tersebut bergantung pada alat bantu hidup berupa ventilator dan alat untuk cuci darah.
Menurut Thomas, tindakan medis terhadap pasien sudah dilakukan maksimal. Namun ia tak menampik bahwa pasien sempat mengalami penurunan kadar oksigen dalam darah sebelum akhirnya meninggal dunia.
“Kondisi terakhir juga kritis dan sempat juga memang ada desaturasi, artinya oksigen dalam kadar darah dalam tubuhnya memang sudah menurun (hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia)," terangnya.
Kebakaran hebat melanda Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo, Kota Surabaya pada Jumat pagi (15/5).
Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti mengatakan Command Center 112 menerima informasi terjadinya kebakaran sekitar pukul 06.33 WIB. Sumbernya dari Ruangan Farmasi gedung PPJT di lantai 5.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Kuching City vs Tampines di ASEAN Club Championship: The Cats Unggul Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Didik J Rachbini: Putusan MK Ungkap Kebohongan Gibran dan Jokowi
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Meksiko vs Cile: El Tri Bakal Bangkit, La Roja Akhiri Tren Buruk
Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA, tapi MK Tidak Berwenang Diskualifikasi dari Wapres

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022