
Pemerintah Kota Surabaya meresmikan 3 PAUD Negeri untuk memperluas akses pendidikan. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Pemkot Surabaya menambah fasilitas pendidikan dengan meresmikan tiga PAUD Negeri baru, yakni TK Negeri Inklusi Seruni Sonokwijenan, PAUD Negeri Seruni Sidotopo dan PPT Seruni Nambangan.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut TK Negeri Inklusi Seruni Sonokwijenan dibangun sebagai bentuk penghargaan bagi anak berkebutuhan khusus yang dinilai memiliki keistimewaan serta potensi luar biasa.
"Bagi saya, inklusi itu anak-anak yang diberikan kelebihan. Di sini kita bentuk 'Rumah Apresiasi'. Kami ingin menghargai setiap anak dan orang tua mereka juga hebat dalam mendidik anak-anak luar biasa ini," ucapnya, Rabu (13/5).
Selain membangun fasilitas baru, Pemkot Surabaya juga memastikan pendidikan gratis bagi anak inklusi dari keluarga desil 1 hingga 5 mulai jenjang TK sampai SMA agar akses belajar semakin merata.
Eri turut meminta Dinas Pendidikan terus mendata kebutuhan kelas inklusi di Surabaya supaya tidak ada anak yang kehilangan kesempatan sekolah hanya karena terkendala biaya pendidikan.
Sementara PAUD Negeri Seruni Sidotopo dirancang dengan konsep terintegrasi antara PAUD, TK, dan SD dalam satu lokasi. Tujuannya membangun karakter serta menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi anak.
PPT Seruni Nambangan juga memiliki keunikan tersendiri karena dibangun dekat dengan kawasan pasar. Harapannya fasilitas pendidikan ini membantu pedagang tetap bekerja sambil mengawasi anak mereka di sekolah.
"Kami bentuk PAUD/PPT ini di dekat pasar agar ibu-ibu penjual sayur atau ikan tetap bisa mencari nafkah sambil mengawasi anaknya sekolah. Pendidikan jalan, ekonomi keluarga juga jalan," imbuh Eri Cahyadi.
Peresmian 3 PAUD yang dilakukan Pemkot Surabaya ini, juga mendapatkan apresiasi dari Dirjen PAUD Dikdasmen Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, Gogot Suharwoto.
Menurutnya, apa yang dilakukan Wali Kota Eri Cahyadi dan jajaran Pemkot Surabaya selaras dengan pilar utama kementerian, yakni pendidikan bermutu yang inklusif, adaptif, dan partisipatif.
"Saya akan mempromosikan model pendidikan inklusi Surabaya ini setiap kali saya keliling Indonesia. Surabaya adalah contoh nyata bagaimana keberagaman yang dihargai," pungkas Gogot.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
