
Ratusan siswa dari 12 sekolah di Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya, diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin pagi (11/5). (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Ratusan siswa dari 12 sekolah di Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya, diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin pagi (11/5).
Insiden ini langsung menjadi topik perbincangan di masyarakat. Salah satu yang menjadi sorotan adalah menu makanan yang disajikan oleh satu dapur SPPG di Kelurahan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, menu MBG yang dibagikan kepada siswa terdiri dari nasi putih, sepotong lauk daging krengsengan berbumbu kecokelatan, tahu goreng, serta tumis sayur berisi kacang panjang dan irisan wortel.
Selain itu, siswa penerima manfaat juga mendapat potongan jeruk sebagai pelengkap. Seluruh menu disajikan rapi dalam ompreng berbahan stainless steel dengan sekat terpisah untuk setiap jenis makanan.
Kepala SPPG Tembok Dukuh, Chafi Alida Najla mengatakan pihaknya belum bisa berkomentar mengenai penyebab insiden keracunan massal. Dugaan sementara, keracunan berasal dari lauk krengsengan daging.
"Jadi, di dalam ompreng itu ada daging, nasi, dan sebagainya, mungkin saat anak-anak itu makan nasi juga sudah terkontaminasi seperti itu," tutur Chafi kepada awak media di kantor SPPG Tembok Dukuh, Senin (11/5).
Meski begitu, ia menegaskan bahwa bahan makanan yang diterima dalam kondisi segar. Proses pengolahan hingga penyajian dalam ompreng MBG juga dilakukan sesuai prosedur BGN yang berlaku.
"Dagingnya nggak basi, karena saat kita terima dagingnya sudah bagus. Memang daging itu kan bahan yang sangat riskan banget gitu. Bumbunya pun sudah sesuai sama resep dan standar masaknya begitu," lanjutnya.
Proses memasak dilakukan mulai Minggu (10/5) pukul 23.00 WIB, kemudian paket makanan dibagikan ke 13 sekolah sekitar pukul 09.00 WIB. Chafi memastikan olahan makanan dalam kondisi baik saat didistribusika kepada siswa.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
