
Kepala SPPG Tembok Dukuh, Chafi Alida Najla kepada awak media, Senin (11/5). (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya, menyampaikan permohonan maaf atas insiden keracunan yang menimpa ratusan siswa.
"Kami mengucapkan maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak yang terdampak, kepada siswa dan guru yang keracunan makanan kita," ucap Kepala SPPG Tembok Dukuh, Chafi Alida Najla kepada awak media, Senin (11/5).
Ia mengatakan bahwa sesaat setelah ompreng MBG dibagikan, SPPG Tembok Dukuh menerima banyak laporan tentang siswa mengeluhkan sakit perut setelah mengonsumsi makanan MBG dengan menu olahan daging.
"Jadi, saat anak-anak mengeluhkan sakit perut setelah memakan dagingnya gitu. Tetapi di dalam ompreng itu ada daging, nasi, dan sebagainya, mungkin saat anak-anak makan, nasi juga sudah terkontaminasi," imbuhnya.
Namun, Chafi mengklaim bahwa daging yang diterima dalam kondisi baik. Proses pengolahan hingga pengajian makanan ke dalam ompreng MBG pun dilakukan sesuai prosedur yang diterapkan Badan Gizi Nasional.
"Dagingnya nggak basi, karena saat kita terima dagingnya sudah bagus. Memang daging itu kan bahan yang sangat riskan banget gitu. Bumbunya pun sudah sesuai sama resep dan standar masaknya begitu," ujar Chafi.
Pihaknya menyatakan bertanggung jawab penuh atas pengobatan korban serta seluruh proses observasi di lapangan karena kasus keracunan tersebut diduga berasal dari makanan yang disediakan oleh pihak mereka.
"Kepada siswa dan guru yang kena keracunan karena makanan kita. Dari kami akan bertanggung jawab penuh terhadap pengobatan dan juga segala observasi yang dilakukan di lapangan seperti itu," pungkas Chafi.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
