Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Mei 2026 | 01.08 WIB

Kasus Keracunan MBG di Surabaya, SPPG Siap Tanggung Biaya Pengobatan Korban1

SPPG Tembok Dukuh siap menanggung biaya pengobatan korban dugaan keracunan setelah menyantap menu MBG, Senin (11/5). (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

SPPG Tembok Dukuh siap menanggung biaya pengobatan korban dugaan keracunan setelah menyantap menu MBG, Senin (11/5). (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Surabaya, siap menanggung biaya pengobatan korban keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Setidaknya ada 200 siswa dari 12 sekolah tingkat TK, SD, dan SMP yang dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit, setelah menyantap menu MBG dari SPPG Tembok Dukuh. Mayoritas korban merasa mual dan pusing.

Kepala SPPG Tembok Dukuh, Chafi Alida Najla mengatakan pihaknya menerima banyak laporan tentang siswa yang mengeluh sakit perut setelah mengonsumsi makanan MBG dengan menu olahan daging krengseng. 

"Kepada siswa dan guru yang keracunan karena makanan kita, kami akan bertanggung jawab penuh terhadap pengobatan dan juga segala observasi yang dilakukan di lapangan seperti itu," ujar Chafi kepada awak media, Senin (11/5).

Meski begitu, ia mengklaim daging yang diterima dalam kondisi baik. Proses pengolahan hingga penyajian makanan ke dalam ompreng MBG pun dilakukan sesuai prosedur yang diterapkan Badan Gizi Nasional. 

"Dagingnya nggak basi, karena saat kita terima dagingnya sudah bagus. Memang daging itu kan bahan yang sangat riskan banget gitu. Bumbunya pun sudah sesuai sama resep dan standar masaknya begitu," imbuhnya.

Ketika ditanya mengenai penyebab keracunan, Chafi belum bisa berkomentar banyak. Namun yang jelas, sampel menu makanan MBG hari ini sedang diperiksa di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLK) Surabaya. 

"Kita observasi dulu, baru kita evaluasi bersama-sama. Nanti kita serahkan kepada pihak BGN, lebih baik menunggu hasil dari Dinkes. Kami mengucapkan maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak yang terdampak," pungkas Chafi.

Kronologi singkat

Ratusan siswa yang berasal dari 12 sekolah tingkat TK, SD, dan SMP di Surabaya mengalami keracunan usai menyantap makanan MBG pada Senin pagi (11/5). 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore