
Program MBG/(Jawapos).
JawaPos.com - Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) meminta evaluasi terhadap standar keamanan pangan dan sistem distribusi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas layanan.
Ketua Umum APPMBGI, Abdul Rivai Ras, mengatakan pihaknya turun langsung untuk memastikan pelaksanaan program MBG berjalan dengan baik.
“Kami datang memastikan kondisi anak-anak tertangani baik sekaligus mengevaluasi pelayanan MBG agar lebih aman dan berkualitas,” kata Abdul Rivai Ras dalam keterangannya, Senin (11/5).
Mengacu pada data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Rivai menyebutkan terdapat 252 laporan gejala yang disampaikan orang tua siswa setelah insiden pada 8 Mei 2026. Sejumlah siswa juga sempat menjalani pemeriksaan di beberapa fasilitas kesehatan.
“Anak-anak adalah amanah bangsa. Karena itu, setiap proses penyelenggaraan MBG harus dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian, disiplin, dan tanggung jawab tinggi,” ujarnya.
Rivai menambahkan, informasi awal yang diterima mengarah pada dugaan perubahan kualitas makanan saat proses distribusi dan penyajian. Meski demikian, penyebab pasti kejadian tersebut masih menunggu hasil investigasi laboratorium dari Dinas Kesehatan dan BPOM.
“SPPG Pulogadung 15 mulai beroperasi sejak akhir Maret 2026 dan masih dalam proses pemenuhan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Kami meminta seluruh pengelola MBG memperketat penerapan standar operasional prosedur (SOP),” ucap Rivai.
Selain mendorong percepatan sertifikasi dapur MBG, APPMBGI juga menilai pelatihan keamanan pangan bagi penjamah makanan dan pengelola distribusi perlu diperkuat. Ia pun menekankan, pengawasan program MBG bersama pemerintah melalui Command and Control Centre juga diharapkan dapat dilakukan lebih optimal dan ketat.
“Kejadian ini harus menjadi bahan refleksi bersama. Kita tidak boleh berhenti pada rasa prihatin saja, tetapi harus bergerak melakukan pembenahan sistem secara nyata,” pungkasnya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
