
Polrestabes Surabaya membongkar sindikat scamming internasional yang beroperasi di Surabaya, sebanyak 41 WNA dan 3 WNI ditahan. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Polisi membongkar dugaan sindikat scamming internasional yang beroperasi di Kota Surabaya. Sebanyak 41 Warga Negara Asing dari Tiongkok, Taiwan, dan Jepang kini ditetapkan sebagai tersangka.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan kasus ini terbongkar dari laporan Konsulat Jendral Kedutaan Besar Jepang tentang adanya WNA Jepang yang diduga menjadi korban penyekapan.
"Awalnya, korban WNA dari Jepang ditawari ini ditawari untuk bekerja sebagai pelayan atau operator di Thailand. Namun dalam perjalanannya, mereka justru dibawa ke Surabaya, Indonesia," ujar Luthfie, Senin (11/5).
Sebelum ponselnya disita pelaku, salah satu korban sempat mengirim lokasi keberadaannya kepada sang suami karena merasa terancam. Informasi itu kemudian dilaporkan ke Konsulat Jepang di Surabaya.
Polisi melakukan penyelidikan dan menggerebek sebuah rumah di kawasan Jalan Dharmahusada Permai VII, Surabaya. Dari lokasi tersebut, petugas menemukan dua WNA Jepang yang diduga menjadi korban penyekapan.
Selain menyelamatkan korban, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga dipakai untuk penipuan online. Beberapa WNA asal Jepang dan Tiongkok serta WNI juga ditangkap.
"Dari hasil pendalaman, diketahui bahwa rumah tersebut (di Jalan Dharmahusada) adalah rumah kontrakan yang dikontrak dari 2 tahun yang lalu oleh tersangka inisial E warga negara Indonesia," lanjutnya.
Polisi mengembangkan kasus melalui tersangka E dan menemukan sejumlah lokasi lain yang diduga menjadi markas scamming di Solo, Semarang, dan Bali. Dari pengungkapan itu, 44 tersangka diamankan: 41 WNA dan 3 WNI.
Pelaku menjalankan aksi scamming dengan modus menyamar sebagai polisi Jepang. Mereka kemudian menghubungi korban yang berada di Jepang dan Tiongkok melalui video call untuk melancarkan penipuan.

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
