
Ilustrasi siswa SMP naik motor. (Dokumentasi Jawa Pos)
JawaPos.com - Demi keselamatan, Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) tegas melarang siswa jenjang SMP untuk menggunakan kendaraan bermotor, baik ke sekolah maupun di jalan raya.
Kebijakan tersebut diberlakukan karena siswa SMP dinilai belum memenuhi syarat usia untuk memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), sehingga secara aturan tidak diperbolehkan mengendarai sepeda motor.
“Siswa SMP di Surabaya, pada prinsipnya tidak diperbolehkan menggunakan kendaraan bermotor karena belum memenuhi syarat usia untuk memiliki SIM,” tutur Kepala Dispendik Surabaya, Febrina Kusumawati, Kamis (9/4).
Ia menyebut larangan ini menjadi langkah preventif Pemerintah Kota Surabaya untuk melindungi siswa SMP dari resiko kecelakaan lalu lintas yang kerap melibatkan pengendara di bawah umur.
Tak hanya itu, Dispendik juga menginstruksikan seluruh kepala SMP sederajat di Surabaya untuk tidak menyediakan fasilitas parkir bagi siswa yang membawa kendaraan bermotor ke lingkungan sekolah.
Jika masih ditemukan pelanggaran, Dispendik Surabaya tidak akan ragu menjadikannya sebagai bahan evaluasi bagi pihak sekolah, terutama terkait komitmen dalam menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan.
“Kami selalu mengingatkan kepada kepala sekolah agar memastikan tidak ada fasilitas parkir bagi siswa yang membawa kendaraan bermotor. Jika masih ditemukan, maka akan menjadi perhatian serius,” tegasnya.
Menurut Febrina, larangan siswa SMP menggunakan sepeda motor ini tidak sekadar bersifat administratif, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun kedisiplinan serta kesadaran keselamatan sejak usia dini di kalangan pelajar.
Sebagai solusi, Dispendik Surabaya mendorong siswa untuk menggunakan transportasi umum maupun layanan bus sekolah sebagai alternatif yang lebih aman, terjangkau, serta sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Kami terus berkoordinasi dengan Dishub untuk memastikan akses transportasi menuju sekolah dapat berjalan dengan baik dan tepat waktu, sehingga bisa menjadi alternatif kendaraan yang aman bagi siswa (SMP)," pungkas Febrina.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022