
Ilustrasi petugas Dishub Surabaya melakukan sosialisasi parkir digital ke jukir. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk menertibkan sistem parkir dengan beralih ke digital, menuai pro dan kontra di masyarakat, terutama dari kalangan juru parkir (jukir).
Sosialisasi parkir digital yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya pun diwarnai aksi protes dan viral di media sosial, seperti yang terjadi di Jalan Manyar Kertoarjo V, Kecamatan Gubeng.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menginstruksikan seluruh juru parkir (jukir) untuk mengikuti aturan baru, termasuk melakukan aktivasi rekening untuk pembagian hasil pendapatan parkir.
Jika ada jukir yang tetap menolak, pihaknya tidak segan untuk melakukan pergantian personel. "Kalau tetap tidak mau (aktivasi rekening), ya diganti," tegas Eri di Surabaya, Kamis (9/4).
Ia menegaskan digitalisasi parkir bertujuan menguntungkan juru parkir sekaligus meningkatkan transparansi. Pemkot Surabaya juga mengubah skema bagi hasil agar lebih adil dan signifikan dibanding sebelumnya.
Baca Juga:5 Hal Kecil yang Dilakukan Orang Cerdas Secara Emosional Tanpa Perlu Memikirkannya Menurut Psikologi
“Dulu 20 persen untuk jukir dan 80 persen masuk ke kas Pemkot. Sekarang 40 persen untuk jukir dan 60 persen ke Pemkot. Ini dilakukan agar transparan dan menghilangkan prasangka kalau ada uang tidak tersalurkan dengan benar," terangnya.
Menanggapi penolakan sejumlah juru parkir terkait aktivasi rekening, Wali Kota Eri menegaskan bahwa seluruh lahan parkir merupakan aset negara yang harus dikelola sesuai aturan yang berlaku.
Ia memastikan Pemkot Surabaya bersama Forkopimda akan turun tangan menertibkan pihak-pihak yang menghambat kebijakan tersebut, termasuk oknum yang menggunakan cara-cara premanisme.
Selain pembayaran non-tunai di lokasi tertentu, Pemkot Surabaya juga menggalakkan parkir berlangganan agar warga dapat menikmati layanan lebih nyaman tanpa terbebani pungutan liar melebihi tarif resmi.
"Jangan buat Surabaya tidak berbobot dengan modal preman-preman. Kita akan turun dengan tim anti-preman. Parkir non-tunai ini keinginan warga Surabaya. Siapa yang tinggal di Surabaya, hormati keinginan warga," pungkas Eri.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
