Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 April 2026 | 02.58 WIB

Iran Tegaskan Kendali Selat Hormuz Tak Bisa Diganggu, Sanksi AS Bisa Kehilangan Efek

Wakil Presiden Pertama Iran, Mohammad Reza Aref. (Platform X) - Image

Wakil Presiden Pertama Iran, Mohammad Reza Aref. (Platform X)

JawaPos.com - Pemerintah Iran menegaskan tidak akan melepaskan kendali atas Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis dunia, di tengah memanasnya negosiasi dengan Amerika Serikat (AS).

Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Presiden Pertama Iran, Mohammad Reza Aref, yang menilai kontrol atas selat tersebut dapat menjadi kunci melemahkan dampak sanksi internasional.

Dalam keterangannya, Aref menyebut bahwa Iran tidak perlu menunggu pencabutan sanksi jika mampu menguasai Selat Hormuz.

Ia menegaskan tim negosiasi Iran saat ini 'secara berani membela kepentingan nasional'.

Melansir via Middle East Monitor, Aref juga mengkritik sikap pihak lawan dalam perundingan yang dinilai tidak konsisten.

Menurut dia, posisi negara-negara Barat kerap berubah-ubah, dari mendorong de-eskalasi hingga kembali ke pendekatan keras.

“Iran akan mempertahankan pencapaiannya,” ujar Aref.

Ia menambahkan bahwa pengelolaan dan kontrol atas Selat Hormuz harus tetap berada di tangan Teheran.

Bahkan, ia menilai jika Iran benar-benar mengendalikan jalur tersebut, maka sanksi ekonomi terhadap negaranya akan menjadi 'tidak efektif secara praktis'.

Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu jalur distribusi energi paling vital di dunia, yang dilalui sebagian besar ekspor minyak global. Ketegangan di kawasan ini kerap memicu kekhawatiran pasar internasional.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore