
Wakil Presiden Pertama Iran, Mohammad Reza Aref. (Platform X)
JawaPos.com - Pemerintah Iran menegaskan tidak akan melepaskan kendali atas Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis dunia, di tengah memanasnya negosiasi dengan Amerika Serikat (AS).
Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Presiden Pertama Iran, Mohammad Reza Aref, yang menilai kontrol atas selat tersebut dapat menjadi kunci melemahkan dampak sanksi internasional.
Dalam keterangannya, Aref menyebut bahwa Iran tidak perlu menunggu pencabutan sanksi jika mampu menguasai Selat Hormuz.
Ia menegaskan tim negosiasi Iran saat ini 'secara berani membela kepentingan nasional'.
Melansir via Middle East Monitor, Aref juga mengkritik sikap pihak lawan dalam perundingan yang dinilai tidak konsisten.
Menurut dia, posisi negara-negara Barat kerap berubah-ubah, dari mendorong de-eskalasi hingga kembali ke pendekatan keras.
“Iran akan mempertahankan pencapaiannya,” ujar Aref.
Ia menambahkan bahwa pengelolaan dan kontrol atas Selat Hormuz harus tetap berada di tangan Teheran.
Bahkan, ia menilai jika Iran benar-benar mengendalikan jalur tersebut, maka sanksi ekonomi terhadap negaranya akan menjadi 'tidak efektif secara praktis'.
Baca Juga:Trump Telepon Jenderal Pakistan di Tengah Krisis Hormuz, Upaya Mediasi AS-Iran Menguat di Teheran
Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu jalur distribusi energi paling vital di dunia, yang dilalui sebagian besar ekspor minyak global. Ketegangan di kawasan ini kerap memicu kekhawatiran pasar internasional.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
