
Petugas Polres Pelabuhan Tanjung saat membubarkan kerumunan remaja yang diduga hendak melakukan balap liar di Jalan HM Noer, sekitar Jembatan Suramadu sisi Surabaya, Kamis sore (12/3). (Dokumentasi Polres Pelabuhan Tanjung Perak)
JawaPos.com - Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya membubarkan kerumunan remaja, yang diduga hendak melakukan balap liar di Jalan HM Noer, sekitar Jembatan Suramadu, Kamis sore (12/3).
Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto menerangkan bahwa pihaknya langsung datang ke lokasi setelah menerima laporan warga. Saat polisi tiba, puluhan remaja di lokasi panik lalu membubarkan diri.
"Mereka diduga hendak balap liar, sehingga kami lakukan penertiban di lokasi, dan sebanyak 15 unit sepeda motor beserta pengendaranya berhasil kami amankan dan dibawa ke Polsek Kenjeran," ucapnya, Jumat (13/3).
Ketika penggerebekan, lanjut Suroto, puluhan remaja itu belum memulai kegiatan diduga balap liar. Mereka menunggu sambil berkerumun di lokasi. Pemandangan ini membuat masyarakat curiga dan melapor ke polisi.
Hingga kini, sejumlah remaja masih menjalani pembinaan di Polsek Kenjeran. Bagi mereka yang dapat menunjukkan kelengkapan surat kendaraan, diperbolehkan membawa pulang sepeda motornya.
Sementara bagi sepeda motor yang menggunakan knalpot brong atau tidak sesuai spesifikasi diminta untuk melengkapi. Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga memanggil orang tua ke kantor polisi.
"Hingga saat ini (sejumlah remaja) masih kami lakukan pembinaan. Kami panggil orang tuanya dan kami minta remaja ini meminta maaf pada orang tuanya. Setelah itu baru kami perbolehkan pulang," pungkas Suroto.
Sebagai informasi, Pemkot Surabaya bersama kepolisian terus berupaya menjaga kondusivitas kota dengan memberantas gangguan ketentraman dan ketertiban umum, termasuk aksi balap liar yang meresahkan warga.
Komitmen ini juga tercantum dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya Nomor 300/2326/436.8.6/2026 tentang Pedoman Keamanan dan Ketertiban Selama Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026.
Dalam surat edaran tersebut, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi melarang keras segala bentuk kegiatan yang melanggar hukum dan mengganggu ketentraman masyarakat di bulan suci Ramadhan hingga Lebaran.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
