
Ilustrasi penganiayaan. (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Seorang remaja berinsial AV, warga Jalan Bronggalan, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum anggota Tim Respatti Satsamapta Polrestabes Surabaya.
Penganiayaan tersebut diduga terjadi pada Minggu (21/12). Saat itu, korban sedang mengendarai kendaraan bersama temannya dari Jalan Karang Menjangan ke arah Jalan Kertajaya.
Di saat yang bersamaan, AV melihat rombongan poliso sedang melakukan patroli malam. Merasa ketakutan, korban mencoba menghindari dengan putar balik, tetapi upaya tersebut gagal dilakukan.
Tim Respatti Satsamapta Polrestabes Surabaya berhasil mengejar dan menghentikan AV. Di sana, korban diduga mendapat penganiayaan. Oknum anggota polisi diduga menendang korban hingga tersungkur ke aspal.
Remaja yang duduk di bangku kelas 9 SMP itu berusaha untuk berdiri. Namun tak lama kemudian, datang seorang pria berjaket hitam dan topi menghampiri korban dan menamparnya.
Korban kemudian digelandang oleh Tim Respatti Satsamapta Polrestabes Surabaya ke Mapolrestabes Surabaya untuk menjalani pemeriksaan dan pendataan. Setelah itu, korban diperbolehkan pulang.
Sesampainya di rumah, korban mengeluh dan mengerang kesakitan di beberapa bagian tubuh. Melihat kondisi sang anak, orang tua korban, Tjen Tjhion alias Nicky, 57 tahin pun memeriksakan AV ke rumah sakit terdekat.
"Dari hasil visum, tangan kiri anak saya retak, terus ada luka lebam di rahang kanan, di bagian belakang tulang ekor ada luka lecet dan lebam, sama bagian paha dan kaki juga lebam," ucap Nicky di Surabaya, Selasa (10/2).
Orang tua korban tidak tinggal diam dan melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Surabaya, tercatat dengan Nomor LP/B/1479/XII/2025/SPKT/Polrestabes Surabaya/Polda Jawa Timur, tertanggal 22 Desember 2025.
Selain membuat laporan polisi, pihak keluarga korban juga mengadukan dugaan pelanggaran etik terhadap beberapa oknum, yang diduga melakukan penganiayan kepada AV, ke Bidpropam Polda Jawa Timur.
"Belum ada sidang. uma kemarin saya dikirimi SP3D, surat pemberitahuan perkembangan dumas. Yang poin pentingnya adalah pengaduan saudara telah ditindak lanjuti Subdit Paminal Ditpropam Polda Jatim," imbuh Nicky.
Terpisah, Kasatsamapta Polrestabes Surabaya, AKBP Erika Purwana Putra mengatakan bahwa oknum anggota yang diduga melakukan penganiayaan telah diperiksa oleh Bidpropam Polda Jawa Timur.
"Yang bersangkutan, sudah laporan ke Propam Polda Jawa Timur dan hasilnya tidak ditemukan pelanggaran," ucap AKBP Erika ketika dikonfirmasi awak media di Surabaya, Selasa (10/2).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022