Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 Februari 2026, 22.56 WIB

KAI Daop 8 Surabaya Menyesalkan Dua Kecelakaan KA dalam Sehari, 1 Orang Tewas

7 Perjalanan KA di Daop 8 Surabaya dibatalkan imbas banjir yang merendam jalur lintas utara di Pekalongan, Minggu (18/1). (Humas KAI Daop 8 Surabaya) - Image

7 Perjalanan KA di Daop 8 Surabaya dibatalkan imbas banjir yang merendam jalur lintas utara di Pekalongan, Minggu (18/1). (Humas KAI Daop 8 Surabaya)

JawaPos.com - KAI Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya menyesalkan dua insiden kecelakaan kereta api (KA) yang terjadi di wilayah tersebut dalam waktu kurang dari 24 jam pada Rabu (4/2).

Insiden pertama terjadi di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) No. 398 Km 223+500/600, petak jalan Stasiun Kandangan - Stasiun Tandes, Surabaya, sekitar pukul 15.20 WIB, sebuah truk terjatuh dan menghalangi jalur kereta.

"Informasi awal dari petugas JPL. Insiden ini mengakibatkan KA Barang KP/2526A (Priukmas Cargo) mengalami keterlambatan sekitar 15 menit," tutur Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, Kamis (5/2).

Tak berselang lama, kecelakaan KA kembali terjadi. KA Sembrani relasi Gambir - Surabaya Pasar Turi dan mobil Daihatsu Sigra di JPL 266 Km 167+0/1, petak jalan Stasiun Pucuk - Stasiun Gembong, Lamongan.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 21.10 WIB tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia di lokasi dan satu orang lainnya mengalami luka berat. Benturan keras juga membuat mobil terpental sekitar 15 meter.

"Menindaklanjuti kejadian tersebut, KAI segera melakukan koordinasi lintas fungsi antara masinis, PPKA Stasiun Gembong, PPKA Stasiun Babat, unit pengamanan, serta petugas jalan rel dan sarana," imbuhnya.

Akibat insiden ini, sejumlah perjalanan KA mengalami keterlambatan, di antaranya KA 41 Sembrani, KA 483 CL Jenggala, KA 145 Blambangan, KA 253 Kertajaya, KA 165 Dharmawangsa, KA 303 Parcel Utara.

"Keterlambatan dari 25 menit sampai 245 menit (4 jam). Setelah dilakukan penanganan sesuai prosedur dan jalur dinyatakan aman, perjalanan kereta api secara bertahap kembali berjalan normal," terang Mahendro.

Atas dua insiden tersebut, PT KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api yang terjadi pada Rabu (4/2).

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan operasional tersebut. Kami juga turut menyampaikan belasungkawa kepada pihak yang terdampak (korban)," ucapnya.

KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen melakukan evaluasi berkelanjutan dan meningkatkan aspek keselamatan demi menekan potensi gangguan operasional, serta menghadirkan layanan transportasi yang aman bagi masyarakat.

"Masyarakat juga kami imbau untuk senantiasa mematuhi aturan keselamatan di perlintasan sebidang serta tidak melakukan aktivitas apa pun di jalur rel. Jalur kereta api ini area terbatas yang memiliki risiko tinggi," tukas Mahendro. 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore