
Belasan pemuda yang diduga dari kelompok perguruan silat diamankan Samapta Polrestabes Surabaya setelah terlibat perkelahian di Jalan Kedungdoro, Surabaya. (Humas Polrestabes Surabaya)
JawaPos.com - Bentrokan antaranggota perguruan silat kembali terjadi di salah satu angkringan Jalan Kedungdoro pada Kamis dini hari (15/1). Belasan pemuda pun diamankan Samapta Polrestabes Surabaya.
Kasat Samapta Polrestabes Surabaya, AKBP Erika Purwana Putra membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan mulanya, Tim Jogoboyo 3 menerima informasi adanya perkelahian dari Command Center 110.
"Menindaklanjuti informasi Command Center 110 terkait adanya Perkelahian antar Perguruan Silat di Jalan Kedungdoro, Tim Jogoboyo 3 yang sedang patroli di sekitar Jalan Blauran, langsung mendatangi TKP," tuturnya, Jumat (16/1).
Benar saja, setibanya di lokasi, Tim Jogoboyo mendapati belasan pemuda yang diduga dari kelompok perguruan silat sedang berkelahi di dekat salah satu angkringan Jalan Kedungdoro. Mereka berkelahi dengan batu dan kayu.
"18 9rang pemuda yang diduga dari kelompok perguruan silat kami amankan, beserta batu dan kayu yang diduga sebagai alat untuk perkelahian. Tim Jogoboyo juga mengamankan 10 Unit kendaraan roda dua," imbuhnya.
Menurut keterangan saksi AJI, 20 tahun, laki-laki, wadga Dusun Baron Timur Kecamatan Baron, Nganjuk. Saat kejadian, saksi dan temannya sedang nongkrong di salah satu angkringan kawasan Jalan Kedungdoro.
"Tiba - tiba saksi 1 beserta temannya diserang oleh rombongan pemuda yang tidak dikenal, yang diduga dari Perguruan Silat. Rombongan pemuda itu melemparkan batu dan kayu," terang AKBP Erika.
Adapun belasan pemuda diduga anggota perguruan silat yang diamankan Samapta Polrestabes Surabaya, yakni D (warga Asem Baru), AA (Warga Patiam Rowo, Nganjuk), DP (warga Mayjen Sungkono), JA (Warga Tegalsari).
Kemudian RAMK (warga Pandegiling), AR (warga Pandegiling), MAP (warga Kedung Baruk), AL (warga Sukolilo), MWF (warga Karanpoh), DWA (warga Sumberejo).
MV (warga Pasuruan), FA (warga Gresik), AA (warga Sidosermo), AJI (warga Nganjuk), MAF (warga Lakarsantri), AA (warga Kedung Anyar), DA (warga Tandes), dan PA (warga Petukangan Semampir).
"Adapun barang bukti yang kami dapat adalah batu, kayu, dan 10 unit kendaraan sepeda motor. 18 pemuda yang diduga kelompok perguruan silat beserta barang bukti tersebut diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Surabaya," tukas AKBP Erika.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022