
Proses pembongkaran bangunan rumah warga di Kampung Taman Pelangi, Jemur Gayungan, Surabaya, Kamis (15/1). (Riana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta seluruh bangunan bekas rumah warga di Kampung Taman Pelangi, Jemur Gayungan RT 01/RW 03, rata dengan tanah sebelum Jumat (15/1).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan bahwa proses ganti rugi warga terdampak telah rampung, sehingga lahan tersebut dalam waktu dekat akan dibangun Flyover untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di sana.
"Semua bangunan di Taman Pelangi ini sudah konsinyasi dan sudah menerima uang. Maka kita punya waktu insyaallah maksimal 2 hari sudah rata semua, dan kita menyampaikan hal ini ke Kementerian PU, ucapnya, Kamis (15/1).
Setelah seluruh bangunan rumah warga Kampung Taman Pelangi, sepenuhnya dibongkar, Pemkot Surabaya berharap proyek flyover dapat segera dimulai pada akhir triwulan pertama atau kedua tahun 2026.
"Sehingga bisa mengurangi kemacetan warga Surabaya, karena di sini simpulnya macet dan banjir. Nanti saya minta Kadis PU untuk membesarkan saluran, sehingga airnya bisa los (dan tak menimbulkan genangan)," imbuhnya.
Orang nomor satu di Surabaya tersebut mengungkapkan proyek Flyover Taman Pelangi akan dilakukan oleh Kementerian PU. Rencananya berlangsung pada 2026 - 2027 dengan anggaran sekitar Rp 400 Miliar.
"Kami sudah berdiskusi dengan Kementerian PU untuk menentukan desainnya. Hari ini proses perencanaan sekaligus dilakukan pelelangan. Semoga bisa maksimal terhadap penanganan titik simpul Taman Pelangi," tukas Eri.
Sebagai informasi, proses pembongkaran bangunan rumah milik warga yang terdampak proyek Flyover Taman Pelangi, berjalan cukup alot. Sejumlah warga sempat enggan pindah karena belum menerima kompensasi.
Banner penolakan pun terpasang di pintu masuk Kampung Taman Pelangi. “Mohon jangan digusur sebelum ganti rugi diberikan. Mohon diperhatikan, kami tidak akan pindah sebelum hak kami diberikan, warga Jemur Gayungan RT 1/ RW 3, Kelurahan Gayungan," tulis banner tersebut.
Setelah proses mediasi yang panjang, seluruh warga di Kampung Taman Pelangi akhirnya menerima uang kompensasi dan bersedia angkat kaki. Kini, Kampung Taman Pelangi sudah tak lagi berpenghasilan. (*)

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
