
BMKG Juanda peringatkan hujan lebat dan angin kencang di Jatim selama libur Nataru. (Dok Jawa Pos)
JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprediksi pergantian tahun 2025 ke 2025, akan diwarnai dengan cuaca ekstrem, seperti hujan deras, petir, disertai angin kencang.
Kepala BMKG Juanda, Taufiq Hermawan mengatakan selama sepuluh hari kedepan, yakni 21 - 31 Desember 2025, cuaca ekstrem diperkirakan terjadi di 38 kabupaten/ kota di Jawa Timur.
"Masyarakat diimbau waspada, karena cuaca ekstrem dapat memicu hidrometeorologi, seperti hujan lebat, angin kencang, puting beliung, hujan es, banjir bandang, hingga longsor," tutur Taufiq, Senin (22/12).
Ia menjelaskan, potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur dipicu oleh fenomena atmosfer, yakni aktifnya monsun Asia serta keberadaan bibit siklon tropis 93S di Samudra Hindia selatan Jawa Barat.
"Bibit siklon tropis 93S berdampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca, khususnya di Jatim. Kondisi ini juga berpotensi meningkatkan ketinggian gelombang di perairan Jawa Timur," lanjutnya.
Selain itu, potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur juga dipicu oleh suhu muka laut Selat Madura yang masih tinggi serta kondisi atmosfer lokal yang labil dan lembap, sehingga mendukung pertumbuhan awan konvektif.
BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap perubahan cuaca mendadak dan dampak bencana hidrometeorologi yang timbul, terutama di wilayah dengan topografi curam, bergunung, atau tebing.
“Masyarakat bisa memantau cuaca terkini berdasarkan citra radar cuaca WOFI melalui website, informasi peringatan dini 3 harian, serta peringatan dini setiap 2-3 jam ke depan yang dibagikan BMKG Juanda,” tukas Taufiq.
Adapun 38 kabupaten/kota yang harus diwaspadai terhadap cuaca ekstrem, antara lain Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar, Kabupaten Kediri.
Kemudian Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember, Kabupaten Banyuwangi , Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Gresik.
Begitupun Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan.
Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sumenep, Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Malang, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Mojokerto, Kota Madiun, Kota Surabaya, dan terakhir Kota Batu.

Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Daftar Pemain Cedera dan Sanksi Inggris Lawan Norwegia: Thomas Tuchel Rombak Pertahanan Redam Erling Haaland
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Norwegia vs Timnas Inggris di Piala Dunia 2026: Thomas Tuchel Putar Otak Redam Ledakan Erling Haaland
