
Rektor mengungkap Resbob tidak mengikuti perkuliahan secara penuh. (Instagram @adimasfirdaus)
JawaPos.com - Nama Adimas Firdaus alias Resbob, tengah menjadi perbincangan hangat di masyarakat, setelah kontroversi pernyataannya yang menghina viking (nama supporter Persib) dan suku Sunda.
Tak butuh waktu lama, Tim Reserse Siber Polda Jawa Barat menangkap Resbob di Semarang, Jawa Tengah, Senin malam (14/12). Resbob juga di-drop out (DO) dari kampusnya, Universitas Wijayakusuma Surabaya.
"Memutuskan untuk menjatuhkan sanksi kepada Muhammad Adimas Firdaus Putra Nasihan, berupa pencabutan status sebagai mahasiswa UWKS atau DO," tutur Rektor UWKS, Nugrahini Susantinah dalam video pernyataannya, dikutip Selasa (16/12).
Dalam video pernyataan yang berbeda, Rektor UWKS mengakui bahwa Resbob sebelum di-DO, tercatat sebagai mahasiswa semester 3 di Fakultas Ilmu Politik dan Ilmu Sosial (FISIP) Universitas Wijayakusuma Surabaya.
Namun, Nugrahini mengungkapkan kakak kandung dari YouTuber Muhammad Jannah alias Bigmo tersebut jarang mengikuti perkuliahan di Universitas Wijayakusuma Surabaya.
"Resbos memang betul dia adalah mahasiswa FISIP Universitas Wijayakusuma Surabaya semester 3, namun yang bersangkutan tidak mengikuti proses pembelajaran secara penuh," sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama, Nugrahini menegaskan bahwa Universitas Wijayakusuma Surabaya tidak mentolerir tindakan yang mengandung unsur sarah, seperti kasus yang sedang menjerat Resbob.
Kampus pun menjatuhkan hukuman terberat, yakni DO, sebagaimana yang tertuang dalam Keputusan Rektor Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Nomor 324 Tahun 2025, tertanggal 14 Desember 2025.
Sebelumnya, YouTuber Resbob buka suara mengenai ucapannya yang bernada rasis terhadap Viking dan suku Sunda, yang memicu kemarahan publik. Dalam video klarifikasinya, ia menyampaikan permintaan maaf.
Ia berdalih ucapan tersebut disampaikan saat dirinya mabuk karena pengaruh alkohol. “Sekali lagi izinkan saya mohon maaf dunia akhirat, lahir batin, yang setulus-tulusnya,” tutur Resbob dalam video klarifikasinya. (*)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
