
Aksi Klok vs Sayuri. (Dok. Vidio)
JawaPos.com - Ketua Umum Viking Persib Club (VPC), Tobias Ginanjar Sayidina angkat bicara mengenai kejadian yang melibatkan Yance Sayuri dan Marc Klok dalam duel Malut United FC vs Persib Bandung. Ia berharap insiden itu tidak membuat penonton dan suporter jadi terlewat batas hingga melakukan tindakan rasisme.
Pertarungan Malut United vs Persib Bandung telah berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Maluku Utara pada Minggu (14/12). Laga itu berjalan dengan tensi cukup tinggi dan panas, sarat emosi.
Apalagi sempat ada satu momen yang cukup mencuri perhatian dan jadi sorotan tajam. Yakni ketika Yance Sayuri dan Marc Klok terlibat kontak dalam perebutan bola. Saat itu keduanya berduel setelah Klok tak sengaja menabrak kaki dan badan Yance Sayuri.
Refleks Yance Sayuri kemudian menunjukkan reaksi tak terduga dan tak terpuji. Dia tanpak seperti ingin memukul Klok saat bertubrukan. Gesture itu pun viral di media sosial.
Yance Sayuri langsung dapat kecaman di media sosial. Di akun Instagram pribadinya misalnya, dua unggahan terakhirnya sudah diserbu warganet dan juga pendukung Persib dengan komentar penuh caci maki. Bahkan ada yang mengarah rasisme.
Tobias Ginanjar sebagai pentolan Bobotoh, buka suara mengenai kegaduhan di media sosial. Ia mengatakan kekecewaan penonton menanggapi insiden yang melibatkan Klok dan Yance merupakan hal lumrah.
Tapi, Ketum VPC itu mengingatkan penonton untuk tidak bereaksi berlebihan. Apalagi sampai ujaran kebencian yang mengarah rasisme.
"Penonton boleh saja kecewa dan marah terhadap dinamika yang terjadi di lapangan," tulis Tobias dalam Instagram pribadinya yang mengunggah foto Klok dan Yance berpelukan.
"Namun rasa tersebut jangan sampai diekspresikan kelewat batas sampai hate speech menyinggung ras, suku, agama dll. Tetap dalam koridor kawan-kawan," tambahnya dengan emoji tangan memohon.
Dalam unggahannya, Tobias juga menampilkan tangkapan layar InstaStories Yance Sayuri, yang berisikan permohonan maaf kepada Klok melalui pesan langsung Instagram.
Kedua pemain memang sudah berdamai dan tak ada konflik lagi. Yance meminta maaf dan Klok sudah memaafkannya.
Baca Juga: Resmi! Bojan Hodak Tinggalkan Persib Bandung, Diganti Tolic Saat Ladeni Malut United di Super League
"Tetap angkat kepala kalian, Marc Klok dan Yance Sayuri," tutup Tobias, menambahkan emoji hati biru dan merah.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
