Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 Desember 2025, 20.23 WIB

Lansia Jadi Pengedar Sabu-Sabu di Gresik, Sasar Sopir dan Karyawan Pabrik

Satreskoba Polres Gresik meringkus seorang pengedar narkoba dengan barang bukti 9 poket sabu-sabu siap edar. (Ludry Prayoga/Jawa Pos) - Image

Satreskoba Polres Gresik meringkus seorang pengedar narkoba dengan barang bukti 9 poket sabu-sabu siap edar. (Ludry Prayoga/Jawa Pos)

JawaPos.com-Jaringan pengedar sabu-sabu di Kota Pudak berhasil diamankan. Kamis (4/12), Satreskoba Polres Gresik meringkus Musllin. 

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan 9 poket sabu-sabu siap edar. Penangkapan pria 63 tahun itu berasal dari laporan masyarakat di wilayah Desa Semambung, Kecamatan Driyorejo.

Pelaku kerap melakukan transaksi mencurigakan di area warung pada malam hari.

"Kami melakukan pengintaian dalam seminggu terakhir. Hingga akhirnya mengamankan tersangka," ungkap Kasatreskoba AKP Ahmad Yani.

Alhasil, warga Kecamatan Krian, Sidoarjo, itu tak berkutik setelah petugas mendapati satu klip sabu-sabu dengan berat sekitar 0,41 gram. Setelah diinterogasi, tersangka mengakui masih menyimpan sabu-sabu lain di rumahnya.

"Total ada 9 klip siap edar, dengan berat total mencapai 1,182 gram," ungkap Yani.

Mantan Kasatreskoba Polres Jombang itu menegaskan, tersangka biasa mengedarkan sabu-sabu di wilayah Gresik. Terutama menyasar sopir dan karyawan pabrik.

"Dijual dengan paket hemat dengan harga berkisar Rp 300 ribu," ujar Ahmad Yani.

Tersang Musllin mengaku mendapat pasokan serbuk haram itu dari CL. Jaringan pengedar asal Surabaya itu masuk daftar pencarian orang (DPO).

"Hanya disuruh jual, kalau laku dapat bonus sabu-sabu gratis," ujar tersangka di hadapan penyidik. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore