Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 Desember 2025, 00.43 WIB

Terungkap, Identitas Pria Tewas di Depan Diskotek Surabaya Ternyata Warga Sidoarjo

Identitas Pria yang ditemukan meninggal dunia di depan diskotik daerah Genteng, Surabaya ternyata warga Sidoarjo. (Dokumentasi Polsek Genteng) - Image

Identitas Pria yang ditemukan meninggal dunia di depan diskotik daerah Genteng, Surabaya ternyata warga Sidoarjo. (Dokumentasi Polsek Genteng)

JawaPos.com - Identifikasi seorang pria yang ditemukan bersimbah darah di dekat diskotek kawasan Jalan Simpang Dukuh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya pada Kamis (27/11), berhasil dikantongi polisi. 

Ia adalah MRY, 24 tahun, warga Sepanjang, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Hal tersebut disampaikan oleh Kanit Reskrim Polsek Genteng, Iptu Vian Wijaya. 

Terkait penyebab kematian korban, apakah karena kekerasan benda tajam, Iptu Vian belum berani berkomentar. Pihaknya masih menunggu hasil otopsi korban di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya

"Lukanya di kepala dan punggung. (Terkait penyebab kematian) menunggu otopsi ya. Saksi yang sudah diperiksa tujuh, dan proses pemeriksaan saksi selanjutnya berjalan," tutur Iptu Vian.

Sebelumnya, seorang pria tanpa identitas ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di depan salah satu diskotik Jalan Simpang Dukuh, Kecamatan Genteng pada Kamis (27/11) pukul 03.30 WIB. 

Kasus ini bermula saat polisi menerima laporan dari warga. Anggota Polsek Genteng dan Polrestabes Surabaya pun bergegas mendatangi TKP, dan mendapati seorang pria bertubuh gempal tergeletak dan meninggal dunia. 

Dari jenazah korban, ditemukan luka robek di bagian kepala sebelah kiri. Korban sempat dievakuasi ke kamar mayat RSUD Dr Soetomo, kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk otopsi. 

Ipti Vian menegaskan kasus ini sedang dalam penyelidikan, sehingga ia meminta awak media dan masyarakat untuk bersabar. Selain memeriksa saksi, polisi juga memeriksa CCTV untuk mengungkap pelaku. 

"Tentang peristiwanya nanti perkembangan disampaikan. Saat ini masih proses penyelidikan menyeluruh. Sementara ada dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban MD (meninggal dunia)," tukas Iptu Via.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore