
Hujan Deras membuat sejumlah titik di Kota Surabaya rawan tergenang, warga diminta menghindari. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Hujan deras yang terus mengguyur sepekan terakhir membuat Kota Surabaya kembali berjibaku dengan banjir. Persoalan klasik ini kerap dikeluhkan masyarakat karena tentu saja mengganggu aktivitas.
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) pun tidak tinggal diam. Mereka langsung memantau lapangan ketika hujan deras turun.
Kepala DSDABM Kota Surabaya Syamsul Hariadi menyatakan pihaknya memahami keluhan masyarakat.
Ia juga tak menampik bahwa memasuki musim hujan, genangan masih melanda sejumlah titik di wilayah Kota Pahlawan.
"Kalau hujannya sudah kategori melebihi normal, salurannya sudah tidak mampu menampung, sehingga (air) meluber ke jalan-jalan," tutur Syamsul ketika dikonfirmasi JawaPos.com, Kamis (13/11).
Terlebih masih ada proyek penanganan banjir yang belum rampung. Seperti Rumah Pompa Menanggal di belakang Cito, Rumah Pompa Ahmad Yani di depan Taman Pelangi, serta Rumah Pompa Ketintang.
"Di beberapa lokasi masih ada pekerjaan yang belum selesai, sehingga aliran air tertahan oleh kisdam. (Saat hujan deras) kami langsung turun ke lapangan, dibantu penyedotan oleh teman-teman damkar dan DLH," imbuhnya.
Lebih lanjut, Syamsul mengatakan bahwa DSDABM Surabaya juga telah melakukan pemetaan titik-titik mana saja di Kota Pahlawan yang dinilai rawan terjadi banjir ketika musim hujan.
"Hujan terakhir hari Rabu (12/11) kemarin genangan yang terpantau itu di Jalan Margorejo, karena masih ada pekerjaan yang belum selesai untuk rumah pompa margorejo dan normalisasi saluran Prapen," jelasnya.
Selain itu, genangan juga rawan terjadi si Jalan Ngagel Madya karena kontur jalan yang rendah. Begitu pula di Jalan Tanjungsari.
Wilayah ini kerap dilanda banjir karena outlet salurannya menyempit dan terhambat bangunan-bangunan.
"Pemkot Surabaya akan terus berupaya agar genangan yang ada segera surut. Semua jajaran bergerak, mulai DSDABM, DLH, DPKP, Camat, Lurah. Kami semua turun untuk memberikan penyelesaian terbaik," jelas Syamsul.
Tak kalah penting, Syamsul juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Sebab, temuan petugas di lapangan, masih banyak saluran yang tersumbat tumpukan sampah.
"Sampahnya banyak, hampir setiap pelaluan air menuju box culvert tersumbat seperti itu (sampah). Untuk masyarakat, saya imbau untuk jangan membuang sampah sembarangan, hindari jalan yang rawan genangan," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022