
Ilustrasi sampah. (Dokumentasi Jawa Pos)
JawaPos.com - Volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jabon, Kabupaten Sidoarjo mengalami peningkatan drastis pada musim hujan 2025/2026, yakni naik menjadi 600 ton per hari.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala UPT TPA Jabon, Hajid Arif Hidayat. Ia mengatakan bahwa volume sampah cenderun naik saat musim hujan, lantaran mendapat kiriman dari hasil normalisasi sungai.
Pada hari biasa, TPA Jabon menerima sekitar 550 ton sampah per hari. Namun saat musim hujan, terutama di puncak pengangkutan, seperti Senin dan Selasa, volume tersebut meningkat menjadi sekitar 600 ton sampah per hari.
Artinya terjadi kenaikan volume sampah seberat 50 ton. “Cenderung seperti itu (naik), karena memang nanti dari PU (Pekerjaan Umum) juga melaksanakan pengangkutan sampah sungai,” kata Hajid dikonfirmasi, Kamis (13/11).
Ia menerangkan sampah normalisasi sungai dibagi menjadi dua tipe, yakni berupa sedimen untuk tanggul dan sampah yang dilarikan ke TPA. Hajid menyebut pada bulan Oktober 2025, sampah normalisasi sungai mencapai 16 ton.
"Untuk data di awal November (yang hujan bertepatan dengan awal musim hujan di Sidoarjo), sampahnya sudah 90,73 ton. Kalau melihat trendnya kemungkinan naik,” sambungnya.
Meskipun terjadi peningkatan volume sampah pada musim hujan, Hajid memastikan TPA Jabon masih bisa menampung. "So far mencukupi, untuk pengolahannya, sampah dari sungai rata-rata masuk landfill," ucap Hajid.
Terkait pengolahan sampah di TPA Jabon, ia menerangkan setiap sampah yang masuk akan dibedakan sesuai kategori, seperti sampah rumah tangga, sampah pasar, sampah PUBSDA, dan sampah penanganan sungai DLHK.
Dalam seminggu, lanjut Hajid, TPU Jabon, Sidoarjo juga menerima kurang lebih 3 sampah besar yang dibuang oleh masyarakat, seperti kasur, sofa, dan sampah berukuran besar lainnya.
“Mentok kalau sampah besar yang masuk itu kasur kapuk. Itu masih ada, tetapi itu kan masuk landfill. Nggak setiap hari masuk, jarang. Seminggu belakangan dua sampai tiga, lah," terangnya.
Sampah berukuran besar itu juga tidak diolah di TPA Jabon, melainkan dimanfaatkan oleh pemulung yang mengambilnya untuk dijual kembali sebagai barang bekas. Kasur bekas, misalnya, bisa laku sekitar Rp 50.000 per lembar. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022