Ilustrasi pencabulan (FOTO: ISTIMEWA)
JawaPos.com-Seorang marbot masjid di wilayah Kecamatan Driyorejo dilaporkan ke polisi akibat ulah pencabulan terhadap anak di bawah umur. Terduga pelaku berinisial ANH, 66 tahun, warga Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya. Sementara korban bocah perempuan yang masih berusia 7 tahun.
Dari informasi yang dihimpun, aksi bejat yang dilakukan ANH itu tejadi pada Senin (27/10) sekitar pukul 19.00 WIB. "Setelah salat Isya bermain dengan teman-temannya di lingkungan masjid," ujar Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram.
Tidak lama berselang, pelaku datang memegang kepala korban dan terjadilah aksi pencabulan. ANH bahkan nekat mencium hingga memasukan tangan ke baju bocah malang tersebut. Korban tak kuasa melawan, hingga akhirnya berlari keluar area masjid dengan menangis. "Aksi diketahui setelah korban menceritakan peristiwa tersebut kepada kedua orang tuanya," ujar Musihram.
Mantan Kapolsek Cerme itu pun telah melakukan penyelidikan awal. Termasuk mengamankan barang bukti rekaman CCTV masjid yang merekam aksi biadab tersebut. "Kasus sudah kami limpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Gresik," pungkasnya. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
