
Usulan baru pembuatan akses masuk kedalam wisata off road di Pakal Surabaya.
JawaPos.com – Wisata off-road di kawasan hutan cemara Pakal bakal memiliki akses masuk baru. Rencana tersebut muncul dari usulan Indonesia Off-road Federation (IOF) Pengcab Surabaya, yang menilai jalur saat ini—melalui pintu utama Gelora Bung Tomo (GBT)—sering menimbulkan penumpukan kendaraan saat ada event di sirkuit.
Lurah Pakal Bayu Witjaksono membenarkan bahwa akses alternatif menuju kawasan off-road memang sudah tercantum dalam rencana tata kawasan GBT dan sekitarnya.
Jalur baru itu direncanakan melalui sisi barat, dari arah rel kereta api menuju timur atau dikenal warga sebagai Jalan Singapura.
“Itu bisa jadi alternatif ke lokasi off-road. Cuma sekarang masih tahap pembebasan lahan karena ada sungai yang melintang,” jelas Bayu.
Menurut Bayu, sebagian lahan di wilayah Kelurahan Benowo sudah dibebaskan, sedangkan di kawasan Pakal masih proses. Akses sementara tetap melalui GBT, namun dalam jangka panjang jalur baru ini akan tembus hingga kawasan PBI.
“Kalau nanti sudah selesai, pengunjung tak perlu lagi lewat GBT. Aksesnya bisa langsung ke area off-road,” ujarnya.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
