
Usai Laporkan Trans7 ke Polda Jatim, GP Ansor Desak Program Xpose Uncensored Dihapus. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Jawa Timur mendesak stasiun televisi nasional Trans7 untuk menghapus program Xpose Unsensor, usai tayanganya menimbulkan kontroversi.
Ketua PW GP Ansor Jatim, Musaffa Safril menilai tayangan program Xpose Unsensor pada Senin (13/10) telah melecehkan dan mencederai martabat kiai, santri, serta dunia pondok pesantren di Indonesia.
"Harapannya satu, program Xpose Unsensor di Trans 7 itu bisa dihapuskan, karena sudah terlalu banyak menyudutkan dunia pesantren," tutur Musaffa setelah membuat laporan di SPKT Polda Jatim, Selasa (14/10).
Sebagai gantinya, GP Ansor Jatim berharap Trans7 membuat program-program yang mencerdaskan dunia pesantren dan masyarakat umum.
"Media seharusnya mencerdaskan publik, bukan malah menjadi provokasi terhadap kiai, pesantren dan dunia santri. Karena itu, hari ini, kami atas nama semua santru melaporkan pelecehan tersebut," imbuhnya.
Dari pantauan JawaPos.com, rombongan PW Ansor Jatim tiba di SPKT Polda Jatim sekitar pukul 15.00 WIB. Laporan mereka tercatat dengan nomor LP/B/1468/X/2025/SPKT/POLDA JAWA TIMUR tanggal 14 Oktober 2025 pukul 16.00 WIB.
"Ansor dan Banser ini lahir dari pesantren, kita juga keluarga pesantren. Maka ketika ada pesantren manapun yang disenggol, pemuda Ansor secara umum pasti merasa terluka dan tersenggol," tegas Musaffa.
Saat membuat laporan, PW GP Ansor Jatim membawa alat bukti berupa video tayangan Trans7 yang dianggap menyinggung kalangan pesantren. Khususnya Pondok Pesantren Lirboyo di Kediri.
"Untuk konstruksi pasalnya disusun tim LBH dan pihak kepolisian. Tetapi yang pasti ini menyangkut pelecehan, pencemaran nama baik, dan provokasi berbentuk ujaran kebencian,” pungkas Musaffa.
Dalam LP yang diterima JawaPos.com, PW GP Ansor Jatim melaporkan pihak Trans7 dengan pasal Pasal 45 ayar 2 jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Terpisah, Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengkonfirmasi adanya laporan dari GP Ansor Jatim soal tayangan program Trans7.
"Sore. Iya benar baru saja Polda Jatim pada sore ini menerima laporan terkait hal tersebut," tutur Kombes Pol Jules dikonfirmasi.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
