
Sulaiman ketika mengenang mendiang putranya Ahmad Rijalul Haq di RS Bhayangkara, Minggu (5/10/2025). (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com — Tangisan pecah di RS Bhayangkara saat dua jenazah santri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo diserahkan kepada keluarga mereka pada Minggu (5/10/2025). Momen haru itu terjadi setelah proses identifikasi selesai dan kedua jenazah dikembalikan untuk dimakamkan di kampung halaman masing-masing.
RS Bhayangkara kembali menyerahkan dua jenazah santri yang telah berhasil diidentifikasi kepada keluarga mereka. Kedua jenazah telah dimandikan, dikafani, dan ditempatkan dalam peti usai menjalani proses forensik.
Jenazah pertama yang diserahkan adalah Nuruddin (13) asal Jl. Karang Gayam Blega, Bangkalan. Sedangkan jenazah kedua adalah Ahmad Rijalul Haq (16) yang berdomisili di Jl. Dapuan Baru I/57 Surabaya.
“Kami hari ini, Minggu, 5 Oktober 2025, Tim DVI Polda Jawa Timur telah berhasil melaksanakan identifikasi terhadap dua jenazah,” ujar Kombes Pol. dr. M. Khusnan, Kabiddokkes Polda Jatim.
Pernyataan itu menjadi penanda bahwa proses panjang verifikasi data antemortem dan postmortem telah membuahkan hasil.
“Kedua jenazah itu — nomor PMRSBB011 dan PMRSBB021 — teridentifikasi melalui gigi, medis, properti, dan sidik jari,” tambah M. Khusnan.
Hasil identifikasi itu cocok dengan data antemortem nomor AM041 sebagai Nuruddin dan AM035 sebagai Ahmad Rijalul Haq.
Sebelum penyerahan resmi, pihak keluarga diminta memastikan identitas jenazah secara langsung. Keluarga masuk bergiliran ke ruang pemeriksaan untuk melihat jenazah terakhir guna memastikan keaslian identifikasi.
Suasana haru menyelimuti ruangan kala wali santri keluar dari ruang pemeriksaan. Tangis pecah saat mereka menyadari jenazah benar anak mereka dan tak kuasa menahan duka mendalam.
Petugas DVI dan relawan turut mendampingi keluarga dengan memberikan penguatan sederhana. Seorang petugas menyapa, “Yang sabar ya Pak, yang ikhlas,” sembari menepuk bahu dari keluarga wali santri.
Setelah dipastikan benar, kedua jenazah dishalatkan di posko RS Bhayangkara bersama keluarga, petugas, dan relawan.
Doa bersama pun digelar untuk mengantarkan kepergian mereka sebelum dibawa menuju rumah duka masing-masing.
Salah satu keluarga korban, Sulaiman, ayah dari Ahmad Rijalul Haq, meyakini jenazah itu benar anaknya. Ia mengenali pakaian terakhir yang dikenakan Ahmad Rijalul Haq, sebuah bukti kuat dalam keyakinannya.
Ayah Ahmad Rijalul Haq menuturkan bahwa anaknya dikenal sebagai sosok yang sangat penurut dan tak pernah berkata tidak. “Dia selalu bilang ‘iya’,” ucap Sulaiman dengan suara bergetar menahan air mata.
Ahmad Rijalul Haq adalah anak kedua dari empat bersaudara dan sudah mondok selama 5 tahun. Sosoknya dikenal tekun menjalankan aktivitas ponpes sejak muda hingga akhir hayatnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
