
Respons Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Soal Musala 3 Lantai Ambruk Saat Santri Salat Ashar. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Pihak Pondok Pesantren Al Khoziny, Desa Buduran, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo buka suara mengenai bangunan Musala tiga lantai yang ambruk pada Senin (29/9) pukul 15.00 WIB.
Dari informasi yang dihimpun JawaPos.com, bangunan tersebut ambruk saat para santri sedang melakukan Salat Ashar di rakaat kedua. Mereka pun terjebak dalam puing-puing bangunan.
Pengasuh Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo, KH. Abdul Salam Mujib mengatakan bawa bangunan Musala yang ambruk sudah dalam pengerjaan 9-10 bulan. Proses pengecoran pun selesai pada siang hari.
“Sudah lama, sudah 9 sampai 10 bulan. Baru tiga (lantai) dek terakhir jadi nggak pakai genteng, langsung dek. Hari ini ngecor dari pagi dan jam 12.00 WIB selesai," ujar KH Abdul Salam, Senin (29/9).
Ketika ditanya jumlah santri yang mengikuti Salat Ashar berjamaah saat insiden terjadi, Abdul Salam belum bisa menjawab. Namun, ia memastikan bahwa yang mengikuti Salat Ashar adalah santri laki-laki.
"Nggak tau ya, saya nggak ikut ngimami, saya nggak di sini. Tapi ngecornya itu dari pagi, sekitar jam 12 siang sudah selesai, kok. Sudah nggak ada molen sama sekali (di Ponpes)," sambungnya.
Dari pantauan JawaPos.com di lokasi, hingga Senin (29/9) pukul 19.20 WIB, proses evakuasi korban masih dilakukan. Terlihat dua dua ekskavator diterjunkan untuk mengangkat puing-puing bangunan.
Sebagai informasi, bangunan Mushala Pondok Pesantren Al Khoziny ambruk saat Ashar. Bahkan dari penuturan para santri di lokasi, insiden nahas itu terjadi saat para jamaah melakukan rakaat kedua Sholat Ashar.
Kemudian, setidaknya ada 30 mobil ambulans yang stand-by di sekitar Pondok Pesantren Al Khoziny. Hingga pukul 19.00 WIB, sebanyak 4 korban selamat sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit mengatakan pihaknya mengerahkan 2 tim rescue, yang terdiri dari 13 personil untuk melakukan evakuasi korban bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny yang ambruk.
Ia belum bisa memastikan jumlah korban yang terjebak dalam bangunan mushola yang runtuh tersebut. Namun, Nanang mengatakan rintihan dari korban masih terdengar oleh personel Basarnas.
"Kami tidak bisa memastikan jumlahnya, yang pasti banyak terdengar suara tangisan dari dalam. Tadi di Ponpes ini yang berhasil terevakuasi 4 orang, dibawa ke RS terdekat," ujar Nanang. (*)

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
